Rusia Ingatkan Risiko Keamanan Regional akibat Konflik Israel – Hamas

serangan israel ke gaza

JakartaGreater – Eskalasi konflik Palestina-Israel yang tidak terkendali dapat menimbulkan bahaya yang signifikan mengingat sistem keamanan yang rapuh di Timur Tengah, dan upaya saat ini sedang dilakukan untuk mencegah serangan udara baru, ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Senin, 17-5-2021.

“Ya, kawasan Timur Tengah tidak terletak di beberapa benua lain. Jelas, konflik menimbulkan bahaya jika pertumbuhan dan kelanjutannya tidak terkendali, karena banyak negara memiliki hubungan yang cukup sulit. Dan sistem keamanan kawasan cukup rapuh secara umum, “kata Peskov kepada wartawan, dikutip Sputniknews.com.

‚ÄúDefisit rasa saling percaya yang sangat besar dan potensi konflik kawasan yang sudah berlangsung lama tentu tidak berkontribusi pada stabilisasi kawasan. Tetapi sangat penting untuk mencegah peristiwa-peristiwa tersebut agar tidak berubah menjadi skenario yang kuat. Oleh karena itu, upaya yang sangat energik sedang dilakukan oleh Kuartet Timur Tengah untuk menghentikan pertukaran serangan,” tambah Peskov.

Pekan lalu, perwakilan khusus Kuartet Timur Tengah mediator internasional – Rusia, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan PBB – membahas pertemuan tentang penyelesaian konflik Palestina-Israel.

Bentrokan hebat pecah dari 7-10 Mei 2021 antara warga Palestina dan polisi Israel, yang menyebabkan konflik terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Kerusuhan dimulai di 2 wilayah Yerusalem Timur sekaligus – dekat Temple Mount dan di kawasan Sheikh Jarrah, di mana beberapa keluarga Arab digusur oleh keputusan pengadilan Israel.

Situasi di perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza Palestina telah memburuk selama sepekan terakhir di tengah baku tembak roket dan rudal antara militer Israel dan Hamas.

*Foto: Serangan rudal Israel di Gaza. (@Tasnimnews.com)

Leave a Reply