Pasukan Payung Rusia Manuver di Air dengan BMD-2

Militer Internasional   –  Kendala air pada kendaraan tempur diatasi oleh pasukan terjun payung Pskov Rusia selama latihan taktis di wilayah Strugi Krasnye, Pskov Oblast, Russia.

Para prajurit payung yang sekaligus awak dari kendaraan serangan udara BMD-2 harus menyeberangi sungai.

Pasukan Payung Rusia Manuver di Air dengan BMD-2. (@Russia MoD)

Sebagai bagian dari latihan, pasukan terjun payung meningkatkan keterampilan mereka dalam mengemudi kendaraan tempur mengapung, bermanuver di atas air dalam kondisi lintasan terbatas, masuk dan keluar jalan buntu buatan di permukaan air secara terbalik, serta mengemudi variabel, baik di darat dan di atas air, dirilis Russia MoD, 25-6-2021.

Pasukan Payung Rusia Manuver di Air dengan BMD-2. (@Russia MoD)

Airborne Combat Vehicle BMD-2

Kendaraan tempur udara BMD-2 merupakan pengembangan lebih lanjut dari BMD-1 sebelumnya. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan persenjataan dibandingkan dengan pendahulunya. Pengembangan dimulai pada awal 1980-an dan pada 1985 kendaraan ini mulai beroperasi dengan unit udara Angkatan Darat Soviet.

Pasukan Payung Rusia Manuver di Air dengan BMD-2. (@Russia MoD)

Perbedaan paling signifikan dari BMD-2 adalah meriam 30 mm yang mirip dengan BMP-2 menggantikan meriam 76 mm yang agak tidak akurat. BMD-2 memiliki penstabil persenjataan dua arah, sehingga dapat menembak secara akurat saat bergerak.

Pasukan Payung Rusia Manuver di Air dengan BMD-2. (@Russia MoD)

Kendaraan ini juga menerima senjata berpemandu anti-tank yang lebih baru. Ini memiliki peluncur yang dipasang di atap untuk Fagot (nama pelaporan Barat AT-4 Spigot), atau Konkurs (AT-5 Spandrel).

Ada total tiga senapan mesin 7,62 mm, dua di antaranya dioperasikan oleh pasukan. Biasanya peluncur rudal antipesawat portabel juga dibawa untuk melawan helikopter.