Bidang Pertahanan Belanda Mulai Memasuki Domain Ruang Angkasa

Alutsista  – Satelit militer Belanda pertama berhasil diluncurkan, Kamis, 1-7-2021. Satelit nano BRIK II telah diluncurkan ke orbit oleh perusahaan Virgin Orbit. Peluncuran satelit dimulai setelah roket dilepaskan oleh pesawat induk

BRIK II merupakan proyek percobaan Angkatan Udara Kerajaan Belanda.

Keberhasilan ini membawa bidang Pertahanan Belanda memasuki domain ruang angkasa, ungkap Kementerian Pertahanan Belanda.

Visi Pertahanan 2035 Belanda menyatakan bahwa ruang angkasa telah menjadi mata rantai yang diperlukan untuk operasi berbasis informasi oleh angkatan bersenjata.

Kementerian Pertahanan Belanda saat ini sangat bergantung pada satelit, khususnya untuk keperluan sistem navigasi dan komunikasi.

Nanosatelit Angkatan Udara Kerajaan Belanda, BRIK II. (@Ministerie van Defensie – Netherlands)

Untuk menjaga agar pembangunan tetap skalabel dan terjangkau, Kementerian Pertahanan Belanda bekerja sama dengan industri dan lembaga pengetahuan Belanda. BRIK II muncul dari sini. Peluncuran ini merupakan tes pertama untuk menunjukkan potensi satelit nano untuk penggunaan militer dan sipil.

Kerja Sama

Perusahaan Delft Innovative Solutions in Space adalah desainer dan integrator BRIK II. Royal Netherlands Aerospace Center (NLR) telah mengembangkan teknologi baru yang dipraktikkan melalui BRIK II. Selain itu, ada kerja sama dengan Delft University of Technology dan secara internasional dengan University of Oslo.

Pesawat induk, Boeing 747, lepas landas dari pangkalannya di Majave Air and Space Port di California. (@Virgin Orbit)

Satelit itu seukuran kotak sepatu. Adapun namanya mengacu pada pesawat pertama Belanda untuk Departemen Penerbangan di Soesterberg. Pesawat ini pada tahun 1913 disebut ‘De Brik’ dan digunakan oleh angkatan bersenjata Belanda untuk menemukan domain penerbangan.

*Foto: Peluncuran satelit BRIK II dimulai setelah roket dilepaskan oleh pesawat induk Boeing 747.(@Virgin Orbit)