Dua Tentara Turki Tewas Dalam Serangan di Suriah Utara

Militer Internasional   –   Setidaknya 2 tentara Turki tewas dalam serangan terhadap kendaraan lapis baja mereka di Suriah Utara, ujar militer negara itu pada Sabtu malam 24-7-2021, dan menambahkan bahwa pasukan itu membalas tembakan.

Selain dia yang tewas, dua tentara Turki juga terluka dalam serangan.

“Dalam serangan teroris terhadap pengangkut personel lapis baja Kirpi kami di daerah Operasi Perisai Efrat, 2 orang rekan heroik kami menjadi martir dan 2 orang teman kami terluka. Kami berharap rahmat Tuhan atas para martir kami, belasungkawa dan kesabaran untuk mereka, kerabat, dan pemulihan cepat bagi kami yang terluka,” ungkap Kementerian Pertahanan Turki.

Pasukan Turki tidak merinci pelaku serangan itu, tetapi diduga bisa berasal dari pasukan Kurdi yang bertempur di wilayah itu, yang dianggap oleh Ankara sebagai teroris, yang berafiliasi dengan PKK, yang dilarang di Turki, ungkap Sputniknews.com,, Sabtu 24-7-2021.

Pada Agustus 2016, Ankara meluncurkan Operasi Perisai Eufrat di Suriah Utara, untuk membersihkan wilayah itu dari teroris Daesh* dan petempur SDF yang dianggap Ankara sebagai cabang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang.

Namun, Damaskus mengutuk operasi Turki di dalam perbatasannya sebagai pelanggaran kedaulatan Suriah.

Kini terjadi peningkatan protes publik terhadap kehadiran pasukan AS dan SDF (Kursidh Force) di wilayah yang berada di bawah kendali mereka di Suriah. Tentara SDF dikatakan telah menggunakan kekuatan mematikan untuk membubarkan protes pada beberapa kesempatan. Sementara itu, para tetua suku-suku besar Arab telah berbicara menentang kehadiran AS dan SDF, menuntut pemulihan otoritas Damaskus.

*Foto: ilustrasi – Pasukan Turki. (@ Turkish Defense Ministry)