Rusia Segera Kembangkan Drone Kapasitas Angkat 1 Ton

JakartaGreater  –  Russian Helicopters (bagian dari Rostec) berencana untuk mengembangkan alutsista drone dengan kapasitas angkat 200 kg dan 1 ton, ungkap Direktur Pemasaran dan Bisnis Perusahaan, Oleg Landin, pada Minggu 25-7-2021, dirilis TASS.

“Cakupan kami selanjutnya adalah muatan 200 kg dan langkah selanjutnya adalah 1 ton,” ujar eksekutif perusahaan Russian Helicopters.

Saat ini drone Rusia yang ada memiliki kapasitas angkat 50 kg (BAS-200) dan 70-80 kg (VRT-300), katanya.

BAS-200 adalah pesawat rotor tanpa awak dengan berat lepas landas maksimum 200 kg. Drone ini memiliki panjang 3,9 m dan tinggi 1,2 m, dapat mengembangkan kecepatan 160 km/jam, membawa muatan hingga 50 kg, mendaki ke ketinggian 3.900 meter dan beroperasi selama 4 jam.

Drone VRT-300. (@Rostec)

BAS-200 dirancang untuk memantau medan, mengirimkan kargo, melakukan pencarian dan penyelamatan dan operasi pertanian. Proyek ini sedang dikembangkan oleh Pusat Helikopter Nasional Mil dan Kamov (bagian dari Helikopter Group Rusia).

Drone BAS-200 telah ditampilkan di pameran udara internasional MAKS-2021 untuk pertama kalinya.

MAKS-2021, salah satu dari tiga pertunjukan udara top dunia, berlangsung di kota pinggiran Zhukovsky di luar Moskow pada 20-25 Juli 2021.

* Foto: Drone BAS-200. (@Rostec)