China Serius Kembangkan Kekuatan Angkatan Laut Hingga 2030

China dilaporkan membangun 415 kapal perang hingga tahun 2030, menurut mantan perwira intelijen James Fanell yang dikutip wartawan AS Zachary Keck; Keck menggarisbawahi bahwa pembangunan kapal China besar besaran akan meningkatkan kekuatan angkatan laut China secara signifikan.

Zachary Keck yang telah magang di Pusat Keamanan Amerika dan di Kongres AS, di mana dia bekerja pada isu-isu pertahanan, menunjukkan bahwa Cina terus meningkatkan potensi militernya, terutama pasukan angkatan laut.

Mengutip mantan perwira intelijen senior James Fanell, wartawan ini menekankan bahwa PLAN (Tentara Pembebasan Rakyat Angkatan Laut) “akan terus memperluas kemampuannya selama 15 tahun ke depan.”

“China akan memiliki 99 kapal selam, 4 kapal induk, 102 kapal perusak dan fregat, 26 korvet, 73 kapal amfibi dan 111 kapal rudal. Itu akan memberikan Beijing total 415 kapal perang,” ujarnya.

Pada saat yang sama, Pentagon baru-baru ini mengakui “Laporan Tahunan Militer dan Keamanan Perkembangan Republik Rakyat China,” 2015 menunjukkan bahwa selama 15 tahun terakhir, program modernisasi angkatan laut China telah menghasilkan kekuatan yang lebih berteknologi maju dan fleksibel .

“PLA Navy sekarang memiliki kapal dengan jumlah terbesar di Asia, dengan lebih dari 300 kapal permukaan, kapal selam, kapal amfibi, dan kapal patroli. China dengan cepat mengganti kapal kapal tua dengan kapal yang lebih besar, multi-misi, kapal yang dilengkapi pertahanan yang canggih, anti-udara, dan senjata anti-kapal selam serta sensor yang modern,”kata laporan itu.

Pada Konferensi tahunan US Naval War College China Maritime Institute James Fanell menekankan bahwa destroyer baru Luyang III Type 052D, dapat dianggap sebagai Game Changer” yang memungkinkan Angkatan Laut China memperluas wilayah operasional dan memproyeksikan kekuatannya jauh melampaui “first island chain.”

Pada tahun 2014 Fanell berpendapat bahwa Beijing sedang mempersiapkan perang singkat yang tajam dengan Jepang atas pulau yang disengketakan, sementara pada bulan Februari 2015, mantan perwira senior Angkatan Laut AS memperingatkan tentang perang yang akan datang dengan China.

Sementara itu, menurut Keck, China juga meningkat kemampuan kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir Jin Class Type 094. Beijing juga berusaha meningkatkan kemampuan perang anti-kapal selam (ASW). “.. Kita akan melihat beberapa perubahan ASW China yang sangat mengesankan … Kami memiliki masalah ketika mereka menjadi mahir”, ujar mantan perwira Angkatan Laut AS Christopher Carlson.

Sputnik News