Rusia Kembangkan Rudal Hipersonik Jarak Jauh Kh-95

Moskow –  Rusia sedang mengembangkan Rudal hipersonik jarak jauh terbaru Kh-95 untuk Angkatan Udara (Aerospace Force) ungkap Kepala Akademi Militer Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Kolonel Jenderal Vladimir Zarudnitsky, dalam sebuah artikel yang diterbitkan di majalah Military Thought pada Selasa, 3-8-2021, dikutip TASS.

“Hari ini supremasi di kedirgantaraan adalah kondisi vital bagi pengelompokan pasukan darat dan laut untuk melakukan operasi tempur dengan sukses,” bunyi artikel tersebut.

“Untuk tujuan ini, Rusia sedang mengembangkan dan menerima sejumlah persenjataan canggih yang telah diupgrade untuk layanan di Angkatan Udara, seperti pembom pembawa Rudal strategis Tu-160M, Rudal hipersonik udara Kinzhal dan Rudal udara jarak jauh presisi, khususnya Rudal hipersonik Kh-95,” tulis Zarudnitsky.

Militer Rusia percaya bahwa dominasi di wilayah udara dan luar angkasa diperlukan untuk berhasil melakukan kegiatan pertempuran. Keunggulan ini, khususnya, dipastikan dengan penggunaan pesawat serang dan pesawat tempur yang efektif.

Kolonel Jenderal Vladimir Zarudnitsky mencatat bahwa persenjataan canggih dan ditingkatkan seperti itu sedang dikembangkan untuk mencapai supremasi di kedirgantaraan, yang merupakan kondisi vital bagi pasukan untuk melakukan operasi tempur dengan sukses.

Rusia juga mengembangkan berbagai jenis drone, radar deteksi di luar cakrawala, sistem dan kompleks Rudal anti-pesawat, dan peralatan militer terbaru lainnya sedang dibuat untuk Pasukan Dirgantara.

Sebuah sumber di industri pertahanan mengatakan bahwa Rudal hipersonik mutakhir akan digunakan sebagai bagian dari pembom jarak jauh Tu-22M3M yang dimodernisasi, pembom strategis Tu-160M yang dimodernisasi dan  Bomber Strategis Prospective Aviation Complex for Long Range Aviation, PAK-DA Next Generation.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pada bulan Februari bahwa senjata hipersonik akan menjadi komponen utama dari pasukan pencegahan konvensional negara itu.

Rusia telah banyak berinvestasi dalam teknologi senjata hipersonik, termasuk rudal balistik yang diluncurkan dari udara Kh-47M2 Kinzhal dan kendaraan luncur hipersonik Avangard yang telah mulai beroperasi. Yang lainnya, seperti Rudal jelajah hipersonik anti-kapal bersayap Tsirkon, sedang dalam tahap akhir uji coba oleh negara.

*Foto ilustrasi: Rudal Kh-59MK2 Rusia. (@Vitaly V. Kuzmin – commons.wikimedia.org)