Atlet Terjun Payung TNI AU Berlaga di Kejuaran International Rusia

Bandung – Atlet terjun payung TNI AU terbang menuju Moscow, Rusia, untuk mengikuti kejuaran international Kuzbass Tanay Mondial 2020 FAI WOLD Parachuting Championship.

Mereka berangkat dari Bandara International Soekarno-Hatta dengan menggunakan pesawat Etihad Airlines Flight Number EY-471, menuju Abu Dhabi, 7 Agustus 2021, kemudian dilanjutkan dengan penerbangan ke Moscow menggunakan pesawat Etihad Airlines Fligt Number EY-65, ungkap situs TNI AU, Senin 9-8-2021.

Setelah sampai di Moscow para peterjun dibagi menjadi 2 kelompok di tempat yang berbeda.

Atlit Terjun Payung Pusdiklat Paskhas Berlaga di Rusia 3
Atlet Terjun Payung TNI AU Ikut Berlaga di Kejuaran International Rusia

Satu kelompok terbang dari Moscow menuju Kemerovo menggunakan pesawat jenis S7 Airlines Fligt Number S7 2605 dan tiba 8 Agustus 06.30 waktu setempat.

Satu kelompok lainnya terbang dari Moscow menuju Novosibirsk (Tanay) menggunakan pesawat jenis S7 Airlines Fligt Number S7 2511 dan tiba 8 Agustus 05.05. waktu setempat.

Kejuaraan international Kuzbass Tanay Mondial 2020 FAI WOLD Parachuting Championship ini, disamping untuk menguji para atlet terjun payung TNI AU, juga dijadikan moment bagi para peterjun, yang datang dari berbagai negara untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan dalam olahraga terjun payung dunia.

Atlit Terjun Payung Pusdiklat Paskhas Berlaga di Rusia
Atlet Terjun Payung TNI AU Ikut Berlaga di Kejuaran International Rusia

Para atlet terjun payung yang ikut berlaga dalam kejuaraan ini, merupakan personel TNI AU, Pusdiklat Paskhas dan personel Wanita Angkatan Udara (Wara) dengan jumlah 14 orang. Mereka terdiri dari 8 orang pria dan 6 orang Wanita, yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Komando 461 Paskhas Jakarta Letkol Pas Helmi Ardiyanto Nange.

“kejuaran terjun payung ini cukup langka, sehingga begitu ada kesempatan kita langsung berangkat dan ikut. Kami tak akan membuang pelung emas yang bisa kami upayakan. Keikutsertaan atlet terjun payung TNI AU, pada kejuaran berlevel international kali ini, sangatlah penting untuk mendongkrak permance, semangat bertanding dan percaya diri bagi para atlit”. Ujar Danyonko 461 Paskhas Jakarta, Letkol Pas Helmi Ardiyanto Nange.
 

Leave a Comment