Terjun Pertama Bagi Siswa Kursus Dasar Para di Bandung

JakartaGreater – Siswa Susparadas Angkatan ke-191 melaksanakan praktik terjun dengan dropping zone runway Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung. Dalam keterangan pers TNI AU, Jumat 20 Agustus 2021, menyatakan praktik terjun tersebut dipantau langsung Kolonel Pnb Mokh. Mukhson, Komandan Lanud Sulaiman didampingi Kadisops Letkol Lek Petrus P.S.

Pelatih berteriak lantang memandu para siswa, memakai pengeras suara dari shelter runway sewaktu  melaksanakan praktik terjun untuk pertama kalinya, siswa kurusus para dasar pada Jum’at  20-8-2021 di Lanud Sulaiman Bandung.

Baca Juga: Varian Kendaraan Lapis Baja Next Generation Otokar di IDEF 2021

Iran Luncurkan Kendaraan Lapis Baja, Drone dan Senapan Mesin

Rusia Kembangkan Kendaraan Lapis Baja untuk Diangkut Helikopter

 

Praktek tersebut dilaksanakan setelah menjalankan ground trainning atau bina kelas selama 2 minggu. Para siswa akan melakukan 7 kali praktik penerjunan dengan jumlah 56 jam pelajaran.

Penerjunan di hari pertama tersebut dibagi dalam 3 sortie.

Sortie pertama, pesawat Hercules C-130 dengan nomor register A-1316 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Ebor dari Lanud Addulrachman Saleh, Malang, mengangkut 56 penerjun dengan 4 run.

Baca Juga:

US Army Uji Kendaraan Lapis Baja Stryker Anti-Udara

China Kembangkan Gatling Gun untuk Helikopter Z-20 dan Panser Lapis Baja

Perawatan Ranpur Lapis Baja “Petarung Sejati” Yonranratib 2 Marinir

Sortie kedua pun dengan 4 run menerjunkan 55 penerjun.

Shortie ketiga mengangkut 35 penerjun dengan 3 run. Praktik terjun tersebut diikuti 146 siswa taruna AAU (termasuk diantaranya 35 siswa PSDP).

Leave a Comment