Skadron Udara 17 Evakuasi WNI dari Afghanistan

Mendapat perintah tengah malam, 12 personel Skadron Udara 17 yang berada di bawah pelaksana operasional Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, melaksanakan tugas negara mengevakuasi WNI dari Afghanistan.

Dengan menggunakan pesawat TNI AU jenis Boeing 737-400, Letkol Pnb Ludwig Bayu, Mayor Pnb Mulyono Hadi beserta 10 awak lainnya berangkat dari Jakarta ke Islamabad (Pakistan) hari Rabu, 18 Agustus 2021, dengan menempuh 17 jam waktu penerbangan.

Baca Juga:

US Army Uji Kendaraan Lapis Baja Stryker Anti-Udara

China Kembangkan Gatling Gun untuk Helikopter Z-20 dan Panser Lapis Baja

Perawatan Ranpur Lapis Baja “Petarung Sejati” Yonranratib 2 Marinir

Dipilihnya Islamabad sebagai Posko Aju proses evakuasi berdasarkan pertimbangan keamanan. Di Islamabad sempat terjadi kerumunan massa saat pesawat mendarat, sehingga keputusan dari Kementerian Luar Negeri menunda penjemputan 1-2 hari guna menetralisir keadaan.

Skadron Udara 17 Evakuasi WNI Dari Afghanistan

Setelah mendapat data intelijen terkait kondisi terkini di bandara Hamid Karzai International, Kabul, Afghanistan tim kemudian menjemput 26 WNI dan 7 WNA yang sudah menunggu.

Baca Juga:

Varian Kendaraan Lapis Baja Next Generation Otokar di IDEF 2021

Iran Luncurkan Kendaraan Lapis Baja, Drone dan Senapan Mesin

Rusia Kembangkan Kendaraan Lapis Baja untuk Diangkut Helikopter

“Medan Afghanistan yang dikelilingi pegunungan dengan elevasi runaway 5.877 feet di atas permukaan laut ditambah night facilities air traffic service yang tidak berfungsi maksimal, menjadi tantangan berat saat hendak mendarat di bandara Hamid Karzai International” ujar Mayor Pnb Mulyono Hadi.

Skadron Udara 17 Evakuasi WNI Dari Afghanistan

Pukul 2 pagi waktu setempat proses evakuasi di bandara Hamid Karzai International, Kabul, Afghanistan selesai dan pesawat langsung bertolak kembali ke Tanah Air.

Tiba di Lanud Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Sabtu dini hari tadi, tim yang bertugas mengevakuasi WNI dari Afghanistan disambut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan sejumlah pejabat lainnya.