Hari Gene Gak Punya S-300 ?

© Sputnik/ Mihail Mokrushin

Iran akan dapat mengontrol ruang udara jauh melampaui batas wilayahnya dan pada saat yang sama bisa melindungi fasilitas nuklirnya terhadap serangan potensial.

Penjualan salah satu sistem pertahanan udara yang paling maju di dunia, S-300 rudal, ke Iran berpotensi akan mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah, tulis wartawan Jeremy Bender.

Sejauh ini belum diketahui model S-300 yang dijual Moskow ke Teheran. Namun sebelumnya telah sepakat untuk menjual sistem PMU1 S-300 ke Iran pada tahun 2007. Model peluncur ini memiliki jangkauan sekitar 93 mil, dapat menembak beberapa sasaran, dan dapat menembak jatuh pesawat yang terbang setinggi 90.000 kaki. Selain itu, jika ada tambahan satelit dikaitkan, rudal S-300 dapat melacak target udara hingga 150 mil jauhnya.

Jika baterai S-300 ditempatkan di pantai selatan Iran, Teheran dengan cepat bisa mendeteksi pesawat Amerika atau Sekutunya yang lepas landas dari pangkalan setempat.

Selain itu, sebagian besar pesawat tempur modern akan dengan mudah terdeteksi dari jauh sebelum mencapai pantai Iran.

Sistem Rusia ini akan membantu Iran secara handal melindungi fasilitas nuklirnya. Pada saat yang sama, “sistem pertahanan udara Iran nyaris kebal terhadap semua jenis pesawat AS, tapi tidak untuk yang paling canggih,” kata wartawan Business Insider.

Pengiriman sistem ini akan mengurangi ancaman tindakan militer terhadap Teheran dalam hal pelanggaran dalam perjanjian nuklir.

Pada akhirnya, keberadaan S-300 akan membuat setiap tindakan militer terhadap Iran sangat sulit dan mahal -bahkan untuk Militer AS.

Sputnik News