Inggris Evakuasi 4.000 Warga Afghanistan dari Kabul

Otoritas Inggris mengevakuasi sekitar 4.000 orang warga Afghanistan dan keluarganya yang bekerja sama dengan pasukan Inggris sebelum pengambilalihan kekuasaan yang dilakukan kelompok Taliban.

Kementerian Kesehatan Inggris seperti dilansir dari Sputnik, Senin 23 Agustus 2021 mengatakan, warga Afghanistan yang memenuhi syarat untuk pindah ke Inggris di bawah Kebijakan Relokasi dan Bantuan Afghanistan.

Baca Juga:

Pasukan Khusus Gabungan TNI AL Latihan di Situbondo
Kisah Annisa Rizkika Menangis Haru Direstui Panglima TNI Jadi Prajurit
KRI Golok-688, Kapal Perang Trimaran yang Perkuat Striking Force TNI AL

“Sekitar 60 persen orang yang kami evakuasi dari Kabul dalam 10 hari terakhir adalah warga Afghanistan yang memenuhi syarat untuk pindah ke Inggris di bawah Kebijakan Relokasi dan Bantuan Afghanistan. Angkatan Bersenjata telah bekerja sangat keras untuk mengevakuasi hampir 4.000 mantan penerjemah, staf dan keluarga mereka,” tulis kementerian itu di Twitter.

Sementara jumlah keseluruhan dengan warga negara Inggris, jumlah pengungsi Inggris dari Afghanistan sejauh ini berjumlah 6.631, tambah kementerian.

Pada tanggal 15 Agustus 2021, Taliban menyelesaikan pengambilalihan mereka atas Afghanistan dengan memasuki Kabul. Ashraf Ghani mengundurkan diri sebagai presiden dan melarikan diri dari negara itu untuk mencegah apa yang dia gambarkan sebagai pertumpahan darah yang akan terjadi jika gerilyawan harus berjuang untuk kota itu.

Baca Juga:

Senapan Mesin Ringan PPK-20 Kalashnikov Khusus untuk Pilot
Kalashnikov Pamer Karbin Baru dengan Barel Dapat Diganti di ARMY-2021
TNI AL Pecahkan Rekor MURI Memasak Rendang Peserta Terbanyak

Banyak negara telah memilih untuk mengevakuasi warga dan personel diplomatik mereka dari Afghanistan karena situasi keamanan yang genting, dan beberapa telah berjanji untuk menerima pencari suaka Afghanistan dalam jumlah terbatas. Inggris berencana untuk menyediakan tempat berlindung bagi 20.000 pengungsi Afghanistan dalam jangka panjang.