Kenaikan Uang Tunjangan Prajurit TNI

Jakarta – Pemerintah bulan ini sudah resmi menaikkan remunerasi untuk prajurit TNI. Panglima TNI Jenderal Moeldoko pun mengucapkan terima kasih atas nama prajuritnya.

“(Kenaikan) remunerasi sudah ditandatangani pak presiden. Saya mewakili prajurit mengucapkan banyak terima kasih dan itulah harapan kita. Karena kehidupan mereka masih jauh dari cukup,” ujar Moeldoko.

Hal tersebut diungkapnya disaat membuka pelatihan Darurat Wartawan di Detasemen Pemeliharan Daerah Latihan Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jabar, Jumat (12/6/21015).

Kenaikan ini, kata Moeldoko, dapat membantu memperbaiki kehidupan prajurit. Pasalnya selama ini gaji total anggota TNI rata-rata perbulan hanya Rp 3,4 juta.

“Padahal ada yang ngekos, mereka harus bayar air listrik, transportasi dsb. Dengan kenaikan ini agak terbantu, rekan-rekan prajurit (gajinya) bisa naik jadi Rp 4 juta, kata jenderal bintang 4 itu.

Rencananya kenaikan tunjangan kerja tersebut akan masuk perhitungan pada gaji prajurit bulan ini. “Naik 19 persen. Remunerasi dari 37 persen jadi 56 persen. Realisasi (di gaji) bulan ini saya harapkan,” tutur Moeldoko.

Ini merupakan hadiah bagi Panglima TNI sebelum ia pensiun per awal bulan Juli nanti. Moeldoko pun menyebut masih ada beberapa harapannya lagi akan ia delegasikan kepada Panglima TNI penggantinya.

“Saya pikir yang sedang kita susun sekarang rencana pembangunan kesejahteraan prajurit dan rencana strategis pemeliharaan dan perbaikan alutsista,” jelas Moeldoko saat ditanya mengenai harapannya bagi calon panglima TNI.

Dua hal tersebut merupakan hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan prajurit dan kesiapsiagaan pertahanan. Itu dianggap penting oleh Jenderal Moeldoko.

“Jadi tidak mungkin kita hanya beli alutsista dan mengabaikan kesejahteraan prajurit. Alutsista tetap dipikirkan, kesejahteraan juga. Tidak boleh diabaikan,” tutup mantan Pangdam Siliwangi itu.

Detik.com