Antisipasi Teror di Laut, Satlinlamil 2 Latihan Kemampuan Tempur

IMG 20210903 160240 e1630669936771

JakaraGreater  –    Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya menggelar latihan Visit Boarding Search And Seizure (VBSS) khususnya tentang pemeriksaan tempur laut (Rikpurla) yang berlangsung pada Jumat 3-9-2021 dil ingkungan Mako Satlinlamil 2 Surabaya.  Latihan yang diikuti 100 prajurit ini berasal dari unsur-unsur KRI di bawah Satlinlamil 2 Surabaya.

Latihan asah kemampuan prajurit KRI dalam menghadapi berbagai tindak kejahatan dan aksi terorisme di laut dengan segala bentuk kontijensi yang mungkin terjadi ini berlangsung selama 1 minggu yang dimulai 30 Agustus hingga 3 September 2021, dirilis situs TNI AL, Jumat 3-9-2021.

Dalam latihan hari ini, para prajurit mendapatkan materi tentang Ship Boarding dengan instruktur dari Satuan Pasukan Katak Komando Armada RI II (Satpaska Koarmada II).

Untuk menghadapi segala bentuk kontigensi yang mungkin terjadi setiap saat dan dimana saja, keberadaan Tim VBSS yang dimiliki oleh tiap-tiap unsur KRI membutuhkan kemampuan dan kesiapsiagaan tinggi. Materi pemeriksaan tempur laut / VBSS ditunjang oleh teknik – teknik dasar yang harus dikuasai sebelum mencapai kemampuan Rikpurla.

Materi tersebut berupa : Kemampuan renang, menembak sasaran bergerak dan reaksi, penguasan dan olah gerak kapal, keterampilan mengaitkan dan memanjat tangga untuk ship boarding, pergerakan di atas kapal, pencarian pelaku kejahatan dalam ruangan, penguasaan ruangan, tehnik pertempuran jarak dekat dan penangangan tawanan ataupun sandera.

Aksi pemeriksaan tempur laut dengan prinsip kecepatan, kerahasiaan, pendadakan dan sasaran terpilih memerlukan peralatan khusus yang memadai baik persenjataan maupun perlengkapan pendukungnya. Prajurit dilengkapi dengan helm, body armor, swimvest dan pelindung mata serta rompi anti peluru.

Perahu karet, radio komunikasi, tangga dan galah sebagai kelengkapan tim, senjata organik kapal SS-1, M-1 dan M-4 ditinjau dari bentuk dan ukuran mekanik, ketahanan serta kegunaannya dinilai belum cukup untuk dijadikan senjata utama dalam suatu aksi pemeriksaan tempur laut.

Dalam pertempuran jarak dekat / dalam ruangan yang penuh resiko, kecepatan dan keefektifan senjata adalah mutlak. Dibutuhkan paling tidak 2 jenis persenjataan untuk tiap-tiap personel tim, yaitu senjata laras panjang dan senjata laras pendek yang dilengkapi dengan magasen cadangan terisi penuh.

Latihan Visit Boarding Search And Seizure (VBSS) ini sebelumnya dibuka Komandan Satlinlamil 2 Surabaya Kolonel Laut (P) Muhammad Nizarudin dalam suatu upacara pada Senin 30-8-2021 di Lapangan Apel Mako Satlinlamil 2 Surabaya.

Menurut Komandan Satlinlamil 2 Surabaya, Latihan ini bertujuan membina kemampuan dan profesionalisme prajurit Satlinlamil 2 Surabaya dalam kerjasama dan ketanggapsegaraan dalam mengantisipasi situasi saat melaksanakan pemeriksaan di laut. Disamping itu juga sebagai sarana Komando guna mendapatkan ilmu tentang pemeriksaan tempur dilaut.

“Personel yang sudah ditunjuk mengikuti latihan agar serius dalam mengikuti latihan, secara teori maupun praktek lapangan, setiap instruksi dari instruktur atau pelatih dicamkan baik-baik. Supaya nanti pada saat keadaan sesungguhnya tidak ada keraguan dalam pelaksanaannya” jelas Komandan berpesan.

Leave a Reply