Rusia Berharap Segera Teken Kontrak untuk Produksi AK-203 India

Jakarta Greater, Vladivostok – Rusia berharap dapat menandatangani perjanjian dengan India untuk produksi berlisensi senapan serbu Kalashnikov AK-203 7,62 mm di negara itu dalam waktu dekat, ujar Sekretaris pers Layanan Federal untuk Kerjasama Teknis-Militer Rusia, Valeria Reshetnikova mengumumkan di Forum Ekonomi Timur (EEF- 2021).

“Kami berharap dapat mencapai semua kesepakatan dan menandatangani kontrak dalam waktu dekat,” kata Reshetnikova, yang dikutip TASS, 4/9/2021. Menurut Reshetnikovaa, persoalan pembayaran royalti oleh India masih dalam penyelesaian.

AK-203 adalah versi terbaru dan tercanggih dari senapan Kalashnikov AK-47, yang akan menggantikan senapan serbu 5.56×45 mm dari Indian Small Arms System (INSAS).

Tentara India memiliki kebutuhan sekitar 770.000 senapan AK-203. Dari jumlah itu, sebanyak 100.000 akan diimpor dan sisanya akan diproduksi di fasilitas India.

AK 203 rusia
Kalashnikov AK- 203. (@Kalashnikov)

Senapan ini akan diproduksi di India sebagai bagian dari usaha patungan Indo-Russia Rifles Limited, yang didirikan antara Ordnance Factory Board (OFB) India dengan Kalashnikov Concern dan Rosoboronexport – badan negara Rusia untuk ekspor militer.

OFB India akan memiliki mayoritas saham 50,5 persen di IRPL sementara Kalashnikov Group akan memiliki 42 persen saham. Badan ekspor milik negara Rusia, Rosoboronexport, akan memiliki 7,5 persen sisanya.

Forum Ekonomi Timur keenam diadakan di Vladivostok pada 2-4 September dalam format hybrid (gabungan online dan tatap muka), topik utama program bisnis adalah “Peluang Baru untuk Timur Jauh di Dunia yang Berubah”.

Program lain yang menjadi bagian dari forum ini antara lain Youth EEF, EEF Junior, dan Far East Street. Forum ini diselenggarakan oleh Roscongress Foundation. TASS adalah mitra media umum dan agensi foto pembawa acara resmi.

*Foto: Senapan serbu Kalashnikov AK-203 7,62 mm. (@Kalashnikov)

Leave a Comment