Lockheed Martin Garap Rudal Hellfire Pesanan Militer Indonesia

Perusahaan Pertahanan Lockheed Martin Missiles and Fire Control, Orlando, Florida, Amerika Serikat mendapatkan kontrak senilai USD 101.332.412 untuk pengadaan rudal dan kontainer Hellfire pesanan militer Indonesia dan sejumlah negara lainnya.

Pekerjaan pengadaan rudal dan kontainer Hellfire inhi akan dilakukan di Orlando, Florida, AS, dengan perkiraan tanggal penyelesaian pada 30 September 2024.

Pekerjaan ini untuk pengadaan fiskal 2019, 2020 dan 2021, dana pertahanan; dan Penjualan Militer Asing 2010 untuk (Indonesia, Yunani, Uni Emirat Arab dan Kuwait) dengan dana sebesar USD 101.332.412. Komando Kontrak Angkatan Darat AS, Redstone Arsenal, Alabama, merupakan pihak yang menjalankan kontrak, ungkap laman Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, 10 september 2021.

Rudal Hellfire. (@U.S. Navy – Mass Communication Specialist 3rd Class Scott A. Raegen)

AGM-114 Hellfire (AGM / air-to-ground missile) merupakan rudal udara-ke-permukaan (ASM) yang pertama kali dikembangkan untuk penggunaan anti-armor/ anti-tank.

Namun model selanjutnya dari alutsista ini dikembangkan untuk serangan drone presisi terhadap target lain yang bertujuan menghancurkan target bernilai tinggi. Hellfire memiliki kemampuan berbagai misi dan serangan presisi ke banyak sasaran.

Rudal Hellfire (@U.S. Navy – Mass Communication Specialist 2nd Class Deven B. King)

Rudal Hellfire memiliki kemampuan serangan presisi multi-misi, multi-target, dan dapat diluncurkan dari berbagai platform udara, laut, dan darat, termasuk drone Predator.

AGM-114 Hellfire (45 Kg) termasuk rudal yang digunakan untuk helikopter Apache Puspenerbad militer Indonesia.

*Foto: Helikopter Apache Puspenerbad TNI AD. (@Penerband)