Yunani Teken MoU Pengadaan Tiga Fregat dari Prancis

Desain Fregat FDI Naval Group. (@Naval Group)

JakartaGreater – Menteri Pertahanan Yunani Nikólaos Panayotópoulos, Ketua dan CEO Naval Group Pierre Eric Pommellet, dan Ketua dan CEO MBDA Eric Béranger, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada 28 September 2021 untuk membuka negosiasi dalam menyediakan tiga FDI fregat berikut peralatannserta fregat tambahan opsional.

Frégate de défense et d’intervention, atau Fregat Defense and Intervention (FDI) akan dibangun di galangan kapal Naval Group di Lorient, Prancis di mana seri kedua baru saja memasuki produksi.

Desain Fregat FDI Naval Group. (@Naval Group)

Desain Fregat FDI Naval Group. (@Naval Group)

FDI HN fregat akan menjadi aset kekuasaan dan kedaulatan bagi Yunani, ungkap Naval Group, Selasa, 28/9/2021.

Dengan HN Defense and Intervention Frigates (FDI), Angkatan Laut Yunani akan memiliki armada permukaan yang canggih dan berkinerja tinggi.

Sebuah fregat kelas satu, FDI HN adalah ringkasan dari teknologi terbaik dari Naval Group, Thales dan MBDA yang terutama akan memasok rudal ASTER 30 B1 dan Exocet MM40 Block 3c. Ini akan sepenuhnya dapat dioperasikan dengan armada Eropa dan NATO.

rudal aster 30

Rudal Aster 30 (@MBDA)

Yunani dengan demikian akan menjadi pelanggan kedua dari fregat multi-misi ini, sehingga jumlah unit yang diproduksi dari lima untuk Angkatan Laut Prancis, kini total menjadi delapan unit ditambah satu sebagai opsional.

Frégate de défense et d’intervention (FDI) merupakan program militer Prancis untuk merancang dan membuat kelas fregat yang direncanakan untuk digunakan oleh Angkatan Laut Prancis, dengan commissioning spertama direncanakan mulai tahun 2024 dan seterusnya, dengan kapal utama bernama Laksamana Ronarc’h. Baja pertama dipotong pada Oktober 2019 untuk memulai konstruksi pada unit utama.

Leave a Reply