Pelihara Torpedo AL Australia, Thales Gandeng UKM Lokal

JakartaGreater – Thales Australia menyambut baik pengumuman Menteri Industri Pertahanan Australia Melissa Price untuk memberikan kontrak senilai $20 juta untuk memelihara torpedo Ringan MU90 Angkatan Laut (AL) Australia, yang menunjukkan kemampuan Thales yang sudah mapan di Australia untuk mempertahankan sistem amunisi dan senjata berpemandu itu.

Keberadaan torpedo MU90 yang sukses, selama ini didukung oleh fasilitas Thales Australia di Rockingham, Australia Barat, sejak mulai beroperasi dengan Angkatan Laut pada tahun 2013.

Pembaruan kontrak dukungan dalam layanan selama 3 tahun akan disampaikan dengan memanfaatkan 100% Kemampuan Industri Australia (AIC), dan akan secara langsung mendukung pekerjaan dengan Thales di Australia Barat, dan lebih banyak lagi rantai pasokan lokal, ungkap laman Thales, 6/10/2021.

Selama dekade terakhir, Thales telah membangun kemampuan industri yang berdaulat di Australia Barat untuk memastikan Australia memiliki kemampuan untuk sepenuhnya mendukung torpedo MU90.

Torpedo Ringan MU90. (@Thales)

Selain 140 orang yang dipekerjakan langsung oleh Thales di Australia Barat, ke depannya 110 orang lainnya akan dipekerjakan oleh pemasok WA Thales, ungkap analisis terbaru Accenture. Pada tahun 2020, Thales menghabiskan $23 juta dengan 86 pemasok dari Australia Barat, yang hampir tiga perempatnya adalah Usaha Kecil Menegah (UKM).

Dengan mempertahankan kemampuan industri yang mendalam, keterampilan tingkat tinggi, dan rantai pasokan lokal yang mapan, Thales mampu memberikan dukungan sepanjang waktu untuk Angkatan Laut. Kami senang bahwa penilaian Persemakmuran menemukan bahwa tawaran Thales sebagai solusi berkualitas tinggi dan menjadi solusi untuk persoalan budget.

Leave a Comment