Wah, Rudal Hipersonik China Membuat Biden Khawatir

kendaraan terbang china 2

JakartaGreater   –   Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa dia khawatir tentang ancaman Rudal Hipersonik China menyusul laporan uji coba senjata baru oleh Beijing, ujar reporter CNN Kaitlan Collins pada Rabu, 20-10-2021 dalam sebuah tweet, dikutip Sputniknews.com.

China menguji Rudal Hipersonik berkemampuan nuklir pada Agustus  2021 yang membuat intelijen AS lengah, ungkap Financial Times melaporkan pada hari Minggu 17-10-2021, mengutip sumber yang mengetahui tes tersebut.  Namun, Beijing membantah laporan itu, dan menyebutkam bahwa tes itu sebagai “eksperimen pesawat ruang angkasa rutin.”

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki sebelumnya menolak mengomentari laporan tersebut, tetapi pada hari Rabu 20-10-2021, dia mengatakan pemerintah telah menyuarakan keprihatinan mengenai senjata hipersonik China melalui saluran diplomatik.

Psaki juga sebelumnya mengatakan Amerika Serikat menyambut persaingan yang ketat tetapi tidak ingin persaingan itu berubah menjadi konflik dan pemerintahan Biden juga telah menyampaikan pesan itu ke China secara pribadi.

Sementara itu, politisi GOP (Partai Republik), khawatir dengan perkembangan tersebut, dan sekarang meminta Biden untuk menangani masalah ini dengan serius dan memperingatkan agar tidak mengurangi anggaran pertahanan AS.

Laporan Financial Times mengatakan militer China meluncurkan roket yang dilengkapi dengan kendaraan luncur hipersonik yang terbang melalui ruang orbit rendah sebelum turun untuk mencapai sasarannya. Rudal itu meleset dari sasarannya sekitar 24 mil, tambah laporan itu.

Kekhawatiran Biden

Kekhawatiran Presiden AS Joe Biden ini juga dikutip oleh Reuters, 20/10/2021 yang mengatakan bahwa Biden prihatin dengan rudal hipersonik China, beberapa hari setelah laporan media bahwa Beijing telah menguji senjata luncur hipersonik berkemampuan nuklir.

Ditanya oleh wartawan saat dia menaiki Air Force One untuk perjalanan ke Pennsylvania apakah dia khawatir tentang rudal hipersonik China, Biden berkata, “Ya.”

Senjata hipersonik bergerak di atmosfer atas dengan kecepatan lebih dari lima kali kecepatan suara, atau sekitar 6.200 kph (3.853 mph).

*Foto: Artist’s impression of the Chinese National Science and Technology Major Project 0901 Flying Vehicle.(@commons.wikimedia).

Leave a Reply