Rusia Ungkap Serangan Israel ke Fasilitas Tentara Suriah

f 16 israel

JakartaGreater – Dua jet tempur taktis F-16 Israel mengirimkan serangan rudal dari Dataran Tinggi Golan ke fasilitas pendukung logistik tentara pemerintah Suriah. Tidak ada yang terluka, ujar Vadim Kulit, Wakil Kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Pihak-pihak yang Berlawanan di Suriah, pada Rabu, 3/11/2021.

“Sekitar pukul 02.00 dini hari tanggal 3 November, dua jet tempur taktis F-16 Angkatan Udara Israel melancarkan serangan rudal dari daerah Dataran Tinggi Golan, di luar wilayah udara Suriah, di fasilitas pendukung logistik pasukan pemerintah Suriah di dekat pemukiman al-Qiswa di kegubernuran Damaskus,” katanya, dikutip TASS.

Menurut Vadim Kulit, serangan itu menimbulkan kerusakan material yang tidak signifikan. “Tidak ada kerugian di antara prajurit Suriah yang dilaporkan,” tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa anggota organisasi pseudo-kemanusiaan White Helmets sedang merencanakan provokasi lain di provinsi Idlib Suriah. “Pusat Rekonsiliasi Rusia dari Pihak-Pihak yang Berlawanan telah menerima data bahwa anggota organisasi kemanusiaan semu White Helmets merencanakan provokasi dengan tujuan menuduh pasukan pemerintah melakukan serangan tanpa pandang bulu terhadap fasilitas sipil dan warga sipil,” katanya.

Menurut Vadim Kulit, orang-orang direkrut di pemukiman Kafr Kermin dan Sarmada di provinsi Idlib untuk mengambil bagian dalam laporan video palsu. “Direncanakan untuk melibatkan wartawan berbahasa Inggris, yang telah tiba di zona de-eskalasi Idlib untuk menyoroti provokasi tersebut,” tambahnya.

Selain itu, dia mengatakan bahwa empat serangan penembakan dari posisi kelompok teroris Jabhat al-Nusra (dilarang di Rusia) dilaporkan dari zona de-eskalasi Idlib selama satu hari terakhir.

Pusat rekonsiliasi Rusia terus memenuhi tugas yang diberikan setelah selesainya kampanye militer di Suriah. Petugas pusat secara teratur melakukan perjalanan di sekitar wilayah negara yang dibebaskan untuk menilai situasi kemanusiaan. Upaya utama militer Rusia kini difokuskan pada bantuan kepada para pengungsi yang kembali ke rumah mereka dan evakuasi warga sipil dari zona de-eskalasi.

Reaksi Israel

Pasukan Israel Jumat pagi, 5/11/2021 menangkap dua tersangka di Dataran Tinggi Golan yang dengan sengaja memasuki wilayah Israel dari Suriah, kata militer Israel dikutip timesofisrael.com.

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan para tersangka ditangkap dalam “penyergapan yang direncanakan” di daerah di sepanjang perbatasan yang berada di bawah kedaulatan Israel tetapi di sisi pagar keamanan Suriah.

Militer mengatakan para tersangka sengaja menyeberang ke wilayah Israel, tanpa merinci lebih lanjut.

“Penyergapan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempertahankan perbatasan,” kata sebuah pernyataan IDF.

Kedua tersangka dibawa untuk dimintai keterangan setelah ditangkap. Militer tidak merinci apakah mereka bersenjata atau tidak saat ditangkap.

Penangkapan ini menyusul sejumlah serangan baru-baru ini di Suriah yang dikaitkan dengan Israel, termasuk serangan helikopter beberapa minggu lalu terhadap target yang dilaporkan terkait dengan upaya kelompok Hizbullah untuk membangun kehadiran di sepanjang perbatasan Golan.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara di dalam wilayah Suriah selama perang saudara di negara itu, menargetkan apa yang dikatakan sebagai pengiriman senjata yang diyakini ditujukan untuk kelompok Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon, yang bertempur bersama pasukan pemerintah Suriah.

*Foto: dok. Pesawat tempur F-16 Israel. (@Tomás Del Coro – commons.wikimedia)

Leave a Reply