AS Kembangkan Jet Tempur F-16 Bersensor Canggih

Washington – Kontraktor pertahanan Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa sistem Legion Pod berhasil diuji pada pesawat jet tempur F-16. Sistem Legion Pod merupakan sistem deteksi udara ke udara (air-to-air) yang digunakan untuk mengincar musuh di lingkungan yang ditolak radar.

“Legion Pod baru-baru ini telah menjalani uji penerbangan pertamanya dan berhasil mendeteksi sejumlah target di angkasa ketika diterbangkan dengan sebuah F-16,” isi pernyataan Lockheed, sebagaimana dilansir Sputnik, Rabu (1/7/2015).

Pada Februari 2015, Lockheed Martin memperkenalkan Legion Pod sebagai sensor dengan sistem multifungsi untuk mendukung pendeteksian kolaboratif antara sejumlah pesawat dalam lingkungan yang menolak radar. Sensor deteksi target tersebut termasuk sebuah sistem infra merah dan teknologi mutakhir yang menyediakan deteksi air-to-air untuk pesawat dengan sayap yang tidak bisa digerakkan (fix winged).

Legion Pod juga menyediakan sensor tambahan dalam strukturnya yang sekarang untuk memenuhi beragam syarat misi dengan berbagai perangkat.

Uji penerbangan tersebut telah membuktikan Legion Pod bisa terintegrasi tanpa perubahan-perubahan perangkat keras atau perangkat lunak di badan pesawat jet F-16.

Lockheed Martin adalah perusahaan keamanan global dan kerdigantaraan yang bermarkas di Bethesda, Maryland yang bergerak di bidang penelitian, perancangan, pengembangan, dan kelanjutan dari sistem dan layanan teknologi mutakhir.

Okezone.com