Home » Militer » Mid-Life Modernisation Light Frigate KRI Usman Harun

Mid-Life Modernisation Light Frigate KRI Usman Harun

“Secara umum, manajemen tempur dan navigasi dibuat terpisah, namun kapal perang sekarang sedang dirancang dengan cara yang baru yang menghubungkan sistem yang relevan untuk meningkatkan integrasi dan layanan berbagi (shared services).

Perusahaan OSI Maritime Systems (OSI) mengumumkan telah mendapatkan dikontrak pada 14 Desember 2021 dari PT Len Industri (Persero), Indonesia, untuk integrasi Sistem Navigasi yang menghadirkan integrasi sensor navigasi baru dan lama, dengan ketentuan untuk terhubung ke Sistem Manajemen Tempur.

Bekerja sama dengan THALES NL (Belanda) sebagai bagian dari Upgrade Combat Management System (CMS) TACTICOS, teknologi OSI akan mendukung fungsi navigasi kemampuan tempur kapal perang militer Indonesia, Multi Role Light Frigate (MRLF) ) KRI Usman Harun.

Kontrak untuk modernisasi (MLM) KRI Usman Harun (359)  Bung Tomo class, dilakukan dimana PT Len bertindak sebagai kontraktor utama dan pengerjaan Combat System Integrator bekerja sama dengan THALES NL.

Dengannya pengalaman luas dalam perkuatan dan proyek pembangunan baru, OSI akan memanfaatkan dua aliran keahliannya untuk berinteraksi dengan yang baru dan sensor warisan yang ada.

Inti dari proyek ini adalah Navigasi milik OSI dan Unit Distribusi Data Taktis (NavTac DDU), yang akan mengelola semua sensor memasukkan dan mendistribusikan data ke bridge system.

“Proyek ini mewakili hubungan lama kami antara TNI Angkatan Laut dan OSI,” kata Ken Kirkpatrick, Presiden dan CEO.

KRI Usman Harun. (@ TNI AL)

“Selain itu, ini menunjukkan keluasan dan kedalaman navigasi OSI dan integrasi sistem taktis, sementara sebagian besar bisnis kami saat ini berada di proyek pembangunan baru, sebagian besar pengetahuan itu dihasilkan dari pengalaman selama bertahun-tahun mengerjakan beberapa retrofit proyek yang sangat kompleks.”

Integrasi dan kemampuan sensor termasuk dengan: Radar, DGPS, Sistem Cuaca, AIS Kapal Perang, dan ECDIS Kapal Perang OSI, ECPIN.

ECPINS adalah WECDIS pertama dari third-party yang disetujui terhadap STANAG 4564 NATO dan satu-satunya
WECDIS yang telah diuji oleh badan klasifikasi (DNV-GL).

Jim Davison, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis OSI, menambahkan: “Secara umum, manajemen tempur dan navigasi dibuat terpisah, namun kapal perang sekarang sedang dirancang dengan cara yang baru yang menghubungkan sistem yang relevan untuk meningkatkan integrasi dan layanan berbagi (shared services). Seperti yang ditunjukkan dalam kontrak ini, OSI menjadi sangat berpengalaman dalam integrasi “nav-combat”.”

*Foto cover: Light Frigate KRI Usman Harun dan KRI Bung Tomo (@ TN IAL)

Leave a Reply