Home » Militer » Jet Tempur Typhoon Inggris Hancurkan Drone di Suriah

Jet Tempur Typhoon Inggris Hancurkan Drone di Suriah

Jet tempur Typhoon RAF menembak jatuh drone itu dengan menggunakan Advanced Short Range Air to Air Missile (ASRAAM).

Sebuah Jet tempur Typhoon Angkatan Udara Kerajaan Inggris telah menembak jatuh sebuah drone kecil yang bermusuhan di Suriah yang menjadi ancaman bagi pasukan Koalisi di daerah tersebut.

Peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini adalah pertempuran udara-ke-udara operasional pertama yang dilakukan oleh RAF Typhoon, dan juga penembakan rudal udara-ke-udara RAF pertama selama Operasi SHADER – kontribusi Inggris untuk Koalisi Global melawan Daesh, ungkap laman Kementerian Pertahanan Inggris, 16 Desember 2021.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan:

Serangan ini adalah demonstrasi yang mengesankan dari kemampuan RAF untuk mengambil target musuh di udara yang merupakan ancaman bagi pasukan kita.

Kami terus melakukan segala yang kami bisa bersama mitra Koalisi kami untuk membasmi ancaman teroris dan melindungi personel kami dan mitra kami.

Pertempuran terjadi pada 14 Desember ketika aktivitas drone terdeteksi di atas pangkalan Koalisi At Tanf di Suriah. Saat drone melanjutkan jalurnya, menjadi jelas bahwa itu merupakan ancaman bagi pasukan Koalisi.

Jet tempur Typhoon RAF yang melakukan patroli rutin di daerah itu ditugaskan untuk menyelidiki. Meskipun ukuran drone yang kecil menjadikannya target yang sangat menantang, drone itu berhasil ditembak jatuh menggunakan Advanced Short Range Air to Air Missile (ASRAAM) dan ancaman tersebut dihilangkan – sebuah penghargaan untuk keterampilan dan profesionalisme pilot Angkatan Udara Kerajaan Inggris.

Ini terjadi beberapa minggu setelah Angkatan Udara Inggris (RAF) berhasil menghilangkan ancaman teroris yang diketahui di Suriah menggunakan Reaper yang dikendalikan dari jarak jauh yang dipersenjatai dengan rudal Hellfire.

Koalisi Global Melawan Daesh (ISIS) telah membebaskan delapan juta orang di 110.000 km persegi dari tirani Daesh di Irak dan Suriah.

Namun demikian, Daesh masih menjadi ancaman. Inggris tetap berkomitmen kuat untuk bekerja dengan mitra Koalisi kami dan Pasukan Keamanan Irak untuk lebih merendahkan kelompok teroris, ungkap Kementerian Pertahanan Inggris.

*Foto: Jet Tempur Typhoon Inggris menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak kecil yang bermusuhan di Suriah pada 14 Desember 202 (@U.K. Defense Ministry)

Leave a Reply