Home » Militer Indonesia » 3 Oknum Anggota TNI AD yang Tewaskan 2 Warga di Nagreg Jalani Proses Hukum

3 Oknum Anggota TNI AD yang Tewaskan 2 Warga di Nagreg Jalani Proses Hukum

JakartaGreater  –  Setelah Polresta Bandung melimpahkan penyidikan dugaan keterlibatan 3 Anggota TNI AD pada Rabu 22 -12- 2021 dalam insiden kecelakaan lalu lintas pada Rabu 8-12-2021 di Kec. Nagreg, Kab. Bandung, di mana 2 korban tewas (HS & S) akhirnya ditemukan di 2 titik berbeda di sepanjang Sungai Serayu pad,a 11 Desember 2021.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan Penyidik TNI & TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk lakukan proses hukum, ungkap Puspen TNI pada Jumat, 24-12-221.

Tiga Oknum Anggota TNI AD tersebut adalah :

  • Kolonel Infanteri P (Korem Gorontalo, Kodam Merdeka) : sedang menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka, Menado.
  •  Kopral Dua DA (Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro) : sedang menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.
  • Kopral Dua Ahmad (Kodim Demak, Kodam Diponegoro) : sedang menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.

Peraturan Perundangan yang dilanggar oleh 3 Oknum Anggota TNI AD tersebut antara lain :

  •  UU no. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas & Angkutan Jalan Raya, antara lain Pasal 310 (ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun) & Pasal 312 (ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun).
  • KUHP, antara lain Pasal 181 (ancaman pidana penjara maksimal 6 bulan), Pasal 359 (ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun), Pasal 338 (ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun), Pasal 340 (ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup).

Selain akan lakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak pidana-nya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa juga telah menginstruksikan Penyidik TNI & TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk memberikan hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer kepada 3 Oknum Anggota TNI AD tersebut.

*Foto: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (@Puspen TNI)

 

Tags:

Leave a Reply