TNI AU Napak Tilas Operasi Udara Pertama

Anggota TNI AU bersiap terbang untuk napak tilas operasi udara pertama/Metrotvnews.com/Deny Irwanto

Yogyakarta – TNI Angkatan Udara memperingati hari Bakti ke-68 dengan berbagai kegiatan, salah satunya melakukan penerbangan napak tilas operasi udara pertama anggota TNI AU saat melakukan pengeboman pasukan Belanda di Ambarawa, Semarang dan Salatiga pada 29 Juli 1947. Upacara poeringatan dipimpin Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Imran Baiduris pada sekitar pukul 04.45 WIB.

Penerbangan pesawat napak tilas operasi udara pertama pada pukul 05.00 WIB. Dari pantauan di lokasi, ada tiga pesawat yang diterbangkan, yaitu pasawat TP 120 Grob buatan German yang menggantikan dua pesawat Cureng, dan satu pesawat Guntay pada napak tilas operasi udara tersebut.

Masing-masing pesawat, diawaki dua anggota TNI AU yang mengenakan pakaian penerbang tempo dulu. Masih terlihat helm yang digunakan belum dilengkapi dengan alat navigasi serta komunikasi dan ada anggota yang masih mengenakan celana pendek.

“Pada saat itu semua pangkalan udara dibom kecuali ini, karena waktu itu disini tertutup kabut dan landasan tidak terlihat sehingga tidak dibom, karena ini selamat kita punya pesawat pada saat itu,” ujar Komandan Wing Pendidikan Terbang Kolonel Penerbang Azhar Aditama di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Selasa (29/7/2015).

Pada saat melakukan operasi udara pertama tersebut, ada tiga kota yang menjadi sasaran yang diduduki pasukan Belanda, yaitu wilayah Ambarawa, Semarang dan Salatiga.

MetrotvNews.com