Jul 272017
 

Kehancuran di Suriah akibat Perang (istimewa)

Damaskus – Serangan udara pada Rabu 26 Juli 2017 menewaskan sedikitnya 43 warga sipil di daerah yang dikuasai kelompok ISIS di Suriah Utara dan Timur, ujar pegiat.

Tidak kurang dari 13 orang tewas terkena satu serangan udara di Provinsi Deir Az-Zour di bagian Timur negeri itu, sebut Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia.

Lima anak kecil yang berusia 18 tahun dan 4 orang perempuan termasuk di antara orang yang tewas sewaktu serangan udara ditujukan ke Kota Al-Mayadeen di pinggiran Deir Az-Zour, sebut Observatorium bagi Hak Asasi Manusia tersebut.

Kelompok pengamat yang berpusat di Inggris itu tidak mengidentifikasi pesawat perang yang melaksanakan serangan udara tersebut, sesuai laporan dari Xinhua, yang dipantau Antara pada  Kamis 26 Juli 2017 pagi di Jakarta. Kelompok tersebut menyatakan tidak jelas apakah pesawat itu adalah kepunyaan AS atau Rusia, dilansir Antara, 27-7-2017.

Ditambahkannya, jumlah korban jiwa dikhawatirkan bertambah sebab banyak orang menderita luka parah.

Sekalipun Observatorium tidak dapat memastikan pihak di belakang serangan tersebut, para pegiat dan media resmi belum lama ini sudah menuduh koalisi pimpinan AS menyerang sasaran sipil, dan menewaskan puluhan orang.

Sementara itu, Lembaga Observasi HAM di Suriah mengatakan serangan udara Rabu 25 Juli 2017, menewaskan sedikitnya 29 warga sipil di Kota Ar-Raqqa di Suriah Utara, Ibu Kota de Facto ISIS.

Bagikan:

  2 Responses to “43 Warga Sipil Tewas Kena Serangan Udara di Suriah”

  1.  

    kita tunggu saja siapa yg bertanggung jwb, bisa di selidiki dr sisa serpihan bom yg dijatuhkan, & jgn berprasangka nanti yg terdengar malah bisikan syaiton

  2.  

    Kalo nyerang meleset jelas si amerika. Siapa lagi!! Kebanyak an gaya!!

 Leave a Reply