Puing Puing Pesawat Trigana Air

Foto yang direkam Basarnas pada Senin (17/8/2015) memperlihatkan jejak kecelakaan pesawat Trigana Air ATR 42-300 di kawasan Oksibil, Papua,. (AP Photo/Basarnas)
Foto yang direkam Basarnas pada Senin (17/8/2015) memperlihatkan jejak kecelakaan pesawat Trigana Air ATR 42-300 di kawasan Oksibil, Papua,.
(AP Photo/Basarnas)

Jakarta – Puing-puing pesawat Trigana Air nomor registrasi PK-YRN yang hil?ang kontak Minggu (16/8/2015) sore telah ditemukan. Berdasarkan dua foto yang dirilis Badan SAR Nasional (Basarnas), serpihan pesawat berada pada tebing pegunungan di distrik Okbape, Papua.

“Lokasi berada pada 7 nautical mil atau 14 kilometer dari bandara Oksibil,” ujar Deputi Operasi Basarnas, Mayjen TNI Heronimus Guru di kantornya, Senin (17/8/2015) sore.

Basarnas memastikan serpihan ini merupakan pesawat Trigana Air nomor penerbangan IL-256 melalui pantauan visual dari 3 pesawat yang menuju lokasi yakni pesawat AMA, Trigana, dan Susi Air. Puing tersebut juga di rute pesawat dan cocok dengan sinyal yang didapat.

“Ditambah lagi kondisi pegunungan yang tidak lazim sehingga kita memastikan itu pesawat Trigana,” katanya.

Foto yang direkam Basarnas pada Senin (17/8/2015) memperlihatkan jejak kecelakaan pesawat Trigana Air ATR 42-300 di kawasan Oksibil, Papua,. (AP Photo/Basarnas)
Foto yang direkam Basarnas pada Senin (17/8/2015) memperlihatkan jejak kecelakaan pesawat Trigana Air ATR 42-300 di kawasan Oksibil, Papua,.
(AP Photo/Basarnas)

Heronimus mengatakan Tim SAR gabungan yang berangkat sejak Minggu kemarin belum sampai ke lokasi serpihan?. Kondisi alam yang ekstrem membuat estimasi waktu tidak dapat ditentukan.

“Tim darat sudah berangkat, jaraknya 14 km dan kecepatan darat antara 4 hingga 5 km per jam. Namun, kondisi alam sangat susah. Mudah-mudahan malam ini sampai,” ?katanya.

Pesawat Trigana Air itu hilang kontak di sekitar wilayah Oksibil, Papua. Pesawat hilang saat hendak menempuh rute, Jayapura (DJJ)-Oksibil (OKS). Pesawat take off dari Bandara Sentani pukul 14.22 LT dengan estimasi tiba pada pukul 15.04 LT.

Pukul 14.55 LT pesawat tersebut melakukan kontak dengan tower Oksibil?. Ternyata kontak tersebut merupakan kontak terakhir, setelah pada pukul 15.00 tidak ada jawaban dari pesawat tersebut.? Pesawat membawa 5 awak dan 49 penumpang.

Kompas.com

Sharing

Tinggalkan komentar