Demonstrasi Malaysia Ingin Gulingkan PM Najib

Kuala Lumpur – Ribuan demonstran aksi Bersih 4.0 kian bergelora untuk menggulingkan Perdana Menteri Najib Razak. Mereka akan menduduki wilayah Dataran Merdeka hingga tengah malam nanti.

Pantauan detikcom, ada ribuan massa yang berkumpul di Kawasan Tanah Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (30/8/2015) pukul 09.50 WIB Diperkirakan ada sekitar 10.000 orang dan akan terus bertambah hingga malam nanti.

Massa duduk rapi di tengah jalan, sambil mendengar para orator bergantian membakar semangat massa dari atas panggung yang penuh pengeras suara. Semua massa kompak memakai baju warna kuning.

Di atas panggung, seorang orator mengucapkan terima kasih karena ribuan massa setia berada di lokasi. Para massa memang menginap di jalanan sejak semalam. Mereka tidur di tenda bahkan di aspal jalan.

“Terima kasih semuanya. Ini suatu kejayaan besar. Kita rela tidur di atas aspal semalam, di jalanan ini. Walaupun panas tidur di aspal, tapi anda semua rela. Itu pengalaman baik buat kita,” kata orator itu.

Dia melanjutkan, baik Najib, maupun para petinggi kerajaan, tampaknya bergeming melihat ribuan rakyat turun ke jalan meminta Najib mundur. Makanya, mereka akan kompak bertahan di wilayah Tanah Merdeka hingga pukul 00.00 nanti.

“Sikap Najib, ataupun para pemimpin kerajaan, nampak tidak ada kalau menunjukkan mereka insyaf, makanya kita akan selesaikan tugas kita. Mereka belum cukup tersentuh. Tak ada pilihan, kita akan duduki tempat ini hingga jam 12 malam. Lepas itu kita pulang,” sambungnya.

Massa bertepuk tangan gemuruh tanda setuju. Mereka juga berteriak dengan semangat menyerukan agar Najib mundur dari jabatannya. Suara terompet juga bersahut-sahutan di lokasi.

“Kita disini karena cinta kita kepada negeri ini. Biar badai datang dan topan, kita rakyat merdeka akan bersama ke pulau impian kita. Saya salut sama kalian semua yang ada di sini, karena kalianlah sesungguhnya pahlawan negara ini,” ucap orator lainnya.

“Kita akan berjuang sampai najib undur letak jabatan. Najib harus mundur! Harus Mundur!” sambungnya disambut sorak sorai massa.

Detik.com