Kiss of The Dragon from China

C-70X Anti Ship Missile Series
C-70X Anti Ship Missile Series

Beijing – Kementerian Pertahanan Indonesia dan China Defence Industry (SASTIND) telah menggelar pertemuan di Beijing China, 27-28 Agustus 2015. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama militer Indonesia China, yang ditandatangani Kementerian Pertahanan Indonesia dan SASTIND China pada 22 Maret 2011.

Kerjasama yang telah disepakati antara lain: Military Equipment Acquisition, Transfer of Technology dari sejumlah peralatan militer, Joint Production, dan Joint Marketing sejumlah peralatan militer.

Defence Industry Cooperation Meeting (DICM) ke 4 ini digelar oleh SASTIND China, yang melibatkan sejumlah delegasi dari kedua negara.

Pertemuan ini untuk melihat perkembangan hasil pertemuan yang digagas pada DICM ke 3, seperti : Rudal Anti Kapal C-705, Rudal Panggul QW-3, KS-1A/FK-3 Air Defence Missile, SmartHunter TH-S311/711 of CPMIEC, GCI Radar & DECI Program of CETC, JRSCCS & KCR60 of CSOC, UAV, PGB, LY-80 Air Defence Missile of ALIT, AA Gun & Ammunition of NORINCO dan sebagainya.

FK-3 L/R range missile. This new varient has the aerodynamic layout similar to combination of FD2000 and KS-1...Semi-Active plus Commad Guide...Max operation range 100KM (against aerodymamic targets)
FK-3 L/R range missile. This new varient has the aerodynamic layout similar to combination of FD2000 and KS-1…Semi-Active plus Commad Guide…Max operation range 100KM (against aerodymamic targets)

fk-3-2

fk-3-3

KS-1C L/MR SAM. The latest variet of KS-1 family .the range is improved up to 70 km(against airplane) with the trajectory optimization
KS-1C L/MR SAM. The latest variet of KS-1 family .the range is improved up to 70 km(against airplane) with the trajectory optimization

ks1-c2

Menampilan LY-80 Air Defence Missile

LY80 MR-SAM. HQ16's export varients
LY80 MR-SAM. HQ16’s export varients

ly-80-2

ly-80-3

Pertemuan ini dipimpin oleh Ibu Zhan Chunli sebagai tuan rumah. Sementara rombongan Indonesia dipimpin oleh Dr Timbul Siahaan.

Pembicaraan pun, mulai bergulir ke hal yang serius. Hal pertama yang dibahas adalah pembelian Rudal C-705 China dan produksinya oleh PT DI di Bandung, Jawa Barat. Bersambung …

 

Oleh : Semar Mendem

Sharing

Tinggalkan komentar