Jet Tempur F-15 dengan Komposisi Rudal Baru

Angkatan Udara AS konferensi tahunan di Washington pekan depan, di mana Boeing akan menyampaikan perkembangan terbaru dan terbesar tentang pesawat tempur mereka di acara yang prestisius itu.

Termasuk menampilkan konfigurasi baru pesawat F-15 yang memungkinkan pesawat berdesain 43 tahun lalu, membawa 16 rudal udara-ke-udara dalam pertempuran dimana kemampuannya sebelumnya hanya bisa membawa delapan rudal.

Selain mampu membawa rudal tambahan di sayap luar, modifikasi yang baru ini, mampu membawa sepasang rudal AIM-120 AMRAAM pada tangki bahan bakar konformal. Diduga beberapa modifikasi telah dilakukan untuk desain tangki bahan bakar konformal yang sudah ada, untuk memungkinkan hal ini dilakukan.

Selain itu, sebuah tiang baru untuk cantelan sayap standar, mampu membawa empat rudal bukan dua dan menjadi bagian penting dari konsep.

Boeing juga bisa memasang cantelan rudal tambahan ini, sesuai dengan keinginan pembeli. Rudal AIM-120D AMRAAM dipasangkan bersama dengan radar AESA APG-63V3 dan APG-82 yang membuat F-15 dapat menembakkan rudal dari jarak dua kali lipat dari kemampuannya sekarang.

Semakin banyak rudal yang bisa diangkut, semakin banyak pilihan taktik saat menghadapi musuh yang kuat, dan itu juga berarti F-15 dapat bekerja sebagai kapal gudang amunisi bagi pesawat siluman F-35 dan F-22 yang memiliki kemampuan lebih sedikit dalam membawa rudal jarak jauh (beyond visual range).

Dengan menggunakan data dari pesawat F-22 yang lebih maju ke depan dari posisi F-15, bersamaan dengan data radar F-15 yang canggih, F-15 bisa menyuplai permintaan rudal dari F-22 dan F-35 yang puluhan mil jauhnya. Ini juga memungkinkan F-35 dan F-22 bekerja sebagai manajer pertempuran di depan posisi F-15 bahkan setelah stok senjata mereka kosong.