AS : Rusia Kerahkan Empat Jet Tempur ke Suriah

Damaskus – Rusia telah mengerahkan 4 jet tempur ke pangkalan udara di Suriah. Pangkalan udara itu disebut Amerika Serikat (AS) dibangun dalam beberapa minggu terakhir.

Otoritas AS menyebut hal tersebut menarik perhatian Washington seperti dilansir AFP, Sabtu (19/9/2015). AS memang telah mengekspresikan perhatian lebih tentang gerakan Rusia yang mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad.

AS pun telah membuka diskusi dengan Moskow mengenai hal itu. Seorang pejabat AS yang enggan disebutkan identitasnya menyebut 4 jet Negeri Beruang Merah itu terlihat di daerah Pangkalan Udara Latakia di bagian barat Suriah.

Baik AS maupun Rusia menyatakan mereka melawan kelompok Jihad ISIS di Suriah. Namun mereka berbeda dalam menghadapi rezim Assad.

Amerika Serikat dan sekutu Arabnya menyalahkan Assad untuk memicu perang saudara di dalam negeri sendiri melalui menganiaya warga sipil Suriah dan dengan demikian menciptakan kekacauan yang telah memungkinkan pemberontakan ISIS untuk berkembang.

Keterlibatan Rusia dalam konflik Suriah untuk mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad diyakini semakin mendalam. Sebelumnya disebutkan, militer Suriah dilaporkan mulai menggunakan senjata jenis baru yang disuplai oleh Rusia.

Disampaikan sumber militer Suriah kepada Reuters, Kamis (17/9/2015), bahwa senjata jenis baru yang digunakan militer Suriah ini sangat akurat dan efektif. Menurut sumber ini, militer Suriah mulai menggunakan senjata dari Rusia ini sejak beberapa minggu terakhir, setelah berlatih selama beberapa bulan.

Selama ini, Suriah mendapat dukungan militer dari Iran dan juga Hizbullah. Iran mengirimkan milisi dan penasihat militer, sedangkan Hizbullah mengerahkan langsung anggotanya ke wilayah Suriah. Informasi soal keterlibatan Rusia secara mendalam pada konflik Suriah juga pernah disampaikan oleh sejumlah sumber pemerintah Libanon. Sedangkan otoritas Suriah sebelumnya menyebut kehadiran Rusia di wilayahnya hanya sebatas pakar militer.

Detik.com