Panglima TNI : Inspektur Upacara Jangan “Bentak” Presiden

Ada yang lucu ketika Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengevaluasi para prajurit dan komandan pasukan. Khusus kepada komandan upacara Gatot mengarahkan dan memerintahkan agar nada suaranya saat memberikan laporan upacara kepada Presiden Joko Widodo pada Senin (5/9/2015) nanti tidak terlalu keras, sebab terdengar seperti membentak.

“Komandan upacara, kamu kalau laporan itu jangan bentak-bentak Presiden. Saya saja takut mendengarnya, mana muka kamu serem seperti itu pakai bentak-bentak Presiden lagi. Gak perlu, cukup lapor, upacara siap dilaksanakan (dengan nada tenang),” kata Gatot di saat mengumpulkan prajurit TNI diatas sebuah panggung besar di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten, Sabtu (3/9/2015).

Selain itu, Gatot juga mengevaluasi semua prajurit saat memasang sangkur yang memakan waktu agak lama saat memberikan penghormatan senjata ketika Presiden memasuki panggung kehormatan.

“Kemudian tadi saat pasang sangkur juga cukup lama itu, jadi nanti jangan terlalu lama, jangan ngelamun. Karena kalau ada yang terlambat akan kelihatan sangat lama sekali,” ujarnya.

Kemudian, mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini juga memerintahkan Pangdam III Siliwangi menyeleksi masyarakat untuk naik ke atas tank-tank tempur saat defile kendaraan tempur TNI.

Leave a Comment