AS : Rusia Kalah Strategi dalam Perangi ISIS di Suriah

Helikopter Rusia yang siap dikirim ke Suriah
Helikopter Rusia yang siap dikirim ke Suriah

Madrid – Menteri Pertahanan AS Ashton Carter mengatakan, strategi Moskow telah kalah di Suriah. Hal itu diungkapkan di tengah meningkatnya ketegangan setelah jet tempur Rusia melanggar wilayah udara Turki.

Dilansir dari AFP, Senin (5/10/2015), Moskow pada pekan lalu telah membom Suriah dan mengklaim telah menghancurkan jihadis ISIS. Namun Pentagon mengatakan jet Rusia tersebut juga menargetkan kelompok-kelompok pemberontak yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Rusia telah meningkatkan ketegangan dan membuat perang sipil terjadi. Dia juga membuat pemerintahan yang sekarang bertahan dan itu membuat sebuah resolusi politik yang beresiko,” kata Carter di Madrid yang memulai lawatan ke Eropa selama lima hari.

“Harapan saya, Vladimir Putin melihat penarikan kapal yang tenggelam adalah kekalahan dalam strategi,” lanjutnya.

Perjalanan Carter ke Eropa tersebut adalah untuk berterima kasih kepada sekutu-sekutu dari koalisi pimpinan Amerika Serikat. Hal itu terkait dengan dukungan mereka terhadap pemberantasan ISIS di Irak dan Suriah.

Sebelumnya diberitakan, sebuah pesawat perang Rusia telah melanggar wilayah udara Turki di dekat perbatasan Suriah. Turki pun mengerahkan dua jet tempur F-16 miliknya untuk mencegat pesawat Rusia tersebut hingga akhirnya pergi.

Atas insiden itu, pemerintah Turki memanggil Duta Besar Rusia di Ankara untuk datang ke Kementerian Luar Negeri dan menyampaikan protes keras. Kementerian pun meminta agar “pelanggaran serupa tak terulang lagi, jika tidak Rusia akan bertanggung jawab atas insiden tak diinginkan yang mungkin terjadi.”

Detik.com

Sharing

Tinggalkan komentar