Serma Heru Subakti, Tetap Semangat Walau Memiliki Satu Tangan

Serma Heru Subakti membagikan air bersih kepada warga
Serma Heru Subakti, Tetap Semangat Walau Memiliki Satu Tangan 1

Meski hanya memiliki satu tangan, Sersan Mayor Heru Subakti tetap disiplin menjalankan tugasnya di Koramil Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur. Tangan kiri bapak dua anak ini putus karena mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas di Kodam Bukit Barisan pada tahun 1998. Serma Heru menceritakan, saat menjalankan tugas mengemudi sebuah kendaraan milik kesatuannya, tanpa diduga mobil yang ia kemudikan bertabrakan dengan kendaraan lain hingga ia mengalami luka-luka dan tangannya putus.

Meski hanya memiliki satu tangan, warga Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Jombang ini tetap bersemangat menjalankan tugasnya baik sebagai kepala rumah tangga maupun prajurit. Setiap pagi atau sebelum berangkat ke kantor, suami dari Nurhayati ini rutin pergi ke sawah meneruskan pekerjaan yang diwariskan kedua orangtuanya sebagai petani.

Setelah selesai, barulah Serma Heru mempersiapkan diri berangkat ke Kantor Koramil dengan mengenakan seragam dinasnya. Prajurit yang beberapa kali menjadi juara dalam lomba menembak di Pusat Pendidikan Zeni Bogor ini mengakui, kondisi tangannya yang tinggal sebelah membuat pangkatnya kini tidak pernah bisa naik.

Seharusnya, saat ini pangkatnya sudah menjadi Pembantu Letnan Satu. Namun, karena hanya memiliki satu tangan, sampai kini pangkatnya tetap Sersan Mayor. Namun, Serma Heru tak pernah mengeluhkan kondisinya tersebut. Dia tetap rutin menjalankan tugasnya seperti biasa, di kantor maupun di lapangan seperti membagi-bagikan air bersih ke desa-desa terpencil seperti ini. Dengan cara ini, Serma Heru merasa seolah bisa lupa dengan kekurangannya, sehingga tidak larut dalam kesedihan karena tetap bisa mengabdikan dirinya untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

Leave a Comment