Menyerang Suriah, Rusia-AS Rapat Bersama

Rapat bersama Amerika-Rusia bukan membahas mengenai penyelesaian konflik Suriah. Karena untuk sekarang ini tidak memungkinkan kedua negara besar untuk duduk bersama membahasa masa depan Suriah. Sejak meletusnya konflik Suriah Amerika dan Rusia saling melakukan kecaman dan penolakan di berbagai forum internasional. Tetapi mengapa diadakan rapat bersama untuk penyerangan Suriah bukanya mereka saling berselisih. Markas keamana Pentagon menyatakan Rusia sudah menyetujui untuk melakukan pertemuan dengan Amerika.

Ternyata pertemuan tersebut membahas penyerangan ISIS di Suriah. Pertemuan tersebut bertujuaan koordinasi antar pasukan Amerika dan Rusia dimana kedua negara tersebut akan melancarkan serangan terhadap ISIS di Suriah. Seperti dikutip dari BBC, Sabtu, 10 Oktober 2015, “Pertemuan tersebut sangat mungkin terjadi akhir pekan ini,” kata juru bicara Peter Cook. Pertemuan tersebut mengenai teknis jarak pemisahan antara pesawat jet Rusia dan Amerika serta menetapkan standar bahasa yang digunakan dalam komunikasi antara para kru pesawat jet.

Amerika mengkritisi tindakan penyerangan Rusia terhadap ISIS bahwa Rusia melakukan kegagalan dalam pemberantasan kelompok teroris tersebut justru mengenai pihak sipil dimana dapat memicu perang sipi, di Suriah. Selain itu pihak Amerika menegur Rusia bahw pesawat tempur Rusia sudah beberapa kali melanggar wilayah udara Turki. Secara geografis wilayah Suriah berbatasan langsung dengan Turki. Pejabat Pentagon menyatakan mereka harus melakukan setidaknya satu manuver permisahan yang aman agar jet tempur Amerika tidak berada terlalu dekat dengan pesawat Rusia diatas Suriah.

Rusia akan melancarkan serangan roket dari kapal perangnya di Laut Kaspia. Serangan tersebut justru memunculkan rasa kekhawatiran dari negara-negara dunia karena cenderung akan mengenai pihak-pihak tertentu di Suriah, seperti penduduk sipil, kelompok Free Syria Army (FSA), dan kelompok pendukung pemerintah Bashar Al-Assad bukan mengenai sasaran utamanya, yakni ISIS.

Thomas Hobbes (Nama Pena..)

Leave a Comment