F-16 Turki Tidak Menembak Jatuh Pesawat Rusia

Beberapa hari terakhir, beberapa media telah melaporkan berita bahwa pesawat Rusia yang dikerahkan ke Suriah untuk mengambil bagian dalam perang terhadap Islamic State ditembak jatuh oleh pesawat Angkatan Udara Turki, setelah melanggar wilayah udara Turki.

Sebenarnya, rumor dimulai setelah sebuah Twitter memperlihatkan laporan telah terjadi ledakan di langit di atas kota Huraytan, Suriah, di mana pesawat Rusia diduga sedang terbang diwilayah itu.

Helikopter MI-17 Afghanistan yang ditembak jatuh pada tahun 2011, dijadikan headline berita pesawat Rusia yang ditembak jatuh

Tak lama setelah berita samar tersebut beredar, beberapa gambar yamg diduga reruntuhan pesawat Rusia yang ditembak jatuh muncul di media sosial. Namun, itu ternyata adalah foto dari helikopter Mi-17 Angkatan Udara Afghanistan yang ditembak jatuh pada tahun 2011.

Pada tanggal 3 dan 4 Oktober, wilayah udara Turki dilanggar oleh pesawat tempur Su-30SM dan Su-24 Rusia di wilayah Hatay.
Pada insiden pertama, Su-30SM (awalnya diduga sebagai Mig-29 oleh militer Turki) mengunci pesawat F-16 Turki selama 5 menit 40 detik. Insiden ini terulang lagi pada 5 Oktober, ketika pesawat tempur “tak dikenal” Mig-29 mengunci pesawat F-16 CAP (Air Combat Patroli) Turki selama 4 menit 30 detik.

Setelah kejadian tersebut, F-16 Turki yang tak mau kecolongan lagi, akan bertindak keras dengan mengunci dengan cara yang sama, pada pesawat tempur misterius yang melanggar wilayah perbatasan.

F-16 Turki pernah bertindak tegas pada pesawat pelanggar wilayah udaranya. Pada September 2013, F-16 Turki menembak jatuh sebuah helikopter Mi-17 Suriah yang melanggar wilayah udara Turki.

Pada 23 Maret 2014 sebuah Mig-23 Suriah ditembak jatuh pesawat F-16C Angkatan Udara Turki dengan menggunakan rudal AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium Range Air-to-Air Missile) di dekat perbatasannya : kemenangan tersebut dirayakan dengan tanda kill pada pesawat F-16C seri 91-008.

Tidak ada puing-puing reruntuhan pesawat yang ditemukan dan tidak ada protes resmi dari Negara manapun yang bisa dijadikan bukti kebenaran insiden penembakan jatuh pesawat Rusia tersebut.

Tidak seperti masa lalu, belum ada pernyataan resmi mengenai insiden itu dari otoritas Turki, dan bisa dikatakan tidak ada pesawat tempur yang ditembak jatuh, setidaknya sampai saat ini.

Theavationist

Leave a Comment