Militer Nigeria Pecat dan Penjara Jenderalnya Akibat Kalah Perang

Brigjen Enitan Ransome Kuti, harus dipecat dan dipenjara setelah kalah perang melawan pemberontak Boko haram

Seorang Jenderal di Nigeria harus menelan pil pahit. Bagaimana tidak, dia harus kehilangan jabatannya plus merasakan dinginnya lantai penjara karena kalah saat bertempur dengan kelompok Boko Haram yang berujung pada tewasnya ribuan warga sipil.

Brigjen Enitan Ransome Kuti dijatuhi hukuman penjara selama enam bulan karena telah kehilangan senjatanya saat berperang melawan Boko Haram di kota Baga beberapa waktu lalu. Ia juga diberhentikan dari militer untuk kegagalan melakukan tugas militer seperti dikutip dari laman Fox News, Minggu (18/10/2015).

Kelompok Boko Haram menyerang kota Baga pada bulan Januari lalu. Puluhan warga sipil tewas dan kelompok Boko Haram berhasil menyita sejumlah senjata. Menurut media Nigeria akibat kekalahan itu, Boko Haram berhasil merebut beberapa kendaraan lapis baja, 12 Toyota pick-up, tiga peluncur granat, selusin lebih senjata mesin dan amunisi.

Terkait jumlah mereka yang tewas dalam serangan di Baga tersebut, tidak diketahui dengan pasti. Menurut angka resmi dari pemerintah Nigeria, 120 hingga 2.000 warga sekitar menjadi korban.

“Jumlah anggota Boko Haram melebihi jumlah anak buahnya. Mereka juga memiliki senjata yang mengungguli peralatan cadangan tentara Nigeria,” ujar pengacara sang jenderal yang berencana akan mengajukan banding.