Pemberontak Suriah Akui Sulitnya Menjatuhkan Pesawat Tempur Rusia

Pemberontak Suriah

Serangan udara Rusia ke Suriah sudah memasuki pekan kedua. Namun, pasukan Free Syria Army (FSA) atau kelompok pemberontak di Suriah tidak memiliki senjata untuk menjatuhkan Pesawat Rusia. Hal ini diakui oleh salah satu komandan perang kelompok pemberontak Suriah, Kapten Mustafa.

“Kami memang memiliki senjata yang cukup banyak. Tapi, kami tidak memiliki senjata untuk menjatuhkan pesawat,” kata Kapten Mustafa, Minggu (18/10/2015).

Beberapa hari setelah serangan militer Rusia, Amerika Serikat (AS) pun mengumumkan tidak akan melatih pasukan pemberontak yang anti-Presiden Bashar Al Assad.

Menurut Kapten FSA tersebut serangan udara yang dilakukan Rusia justru memperkuat keberadaan ISIS.

“Rusia memberikan kekuatan kepada mereka (ISIS). Tentu itu yang diinginkan mereka untuk menyerang masyarakat Suriah. Bencana terbesar untuk mereka adalah mengetahui bahwa oposisi sesungguhnya tetap menantang dan kuat,” kata Mustafa.

“Kami akan mengatakan kepada Rusia bahwa kami akan mengejar Anda hingga ke kuburan Anda. Anda tidak tahu apa yang sedang Anda alami,” tambahnya.