Walikota Cologne Ditikam karena Bantu Pengungsi

Salah satu kandidat wali kota di Jerman, Henriette Reker ditikam saat melakukan kampanye untuk memperebutkan jabatan sebagai wali kota Cologne. Henriette ditikam berdasarkan data kepolisian Jerman oleh seorang pria dengan usia 44 tahun pada bagian leher sehingga mengaami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Perkiraan bermunculan bahwa kejadian tersebut karena kandidat wali kota itu memberikan bantuan terhadap pengungsi yang datang dari negara-negara Timur Tengah ke Jerman. Menurut laporan The Guardian, memang benar jika Henriette selalu menghabiskan waktunya untuk membantu para pengungsi selama lima tahun terakhir ini di wilayah Cologne dengan menempatkan pengungsi Suriah dan negara lainnya di tempat publik.

Pelaku penikaman terhadap kandidat wali kota disebut sebagai bagian dari kelompok anti-pengungsi di wilayah itu. Sementara itu dijadwalkan akan menghadapi persidangan mengenai pertanggungjawaban mengenai aksi kejahatannya setelah melalui tes kesehatan mental. Tes tersebut telah membuktikan kalau pelaku tidak memiliki kelainan mental atau bisa dikatakan secara sadar dan berakal dalam melakukan aksi penikaman terhadap Henriette Reker.

Peristiwa kejahatan itu memunculkan respon dari Kanselir Jerman, Angela Merkel diikuti dengan kemarahan publik akan aksi tersebut. Tindakan itu sangat bersinggungan dengan rasisme di Jerman. Staf rumah sakit mengatakan meskipun luka yang diderita oleh korban sangat parah akan tetapi setelah melalui proses operasi sekarang sedang menjalani pemulihan.

Serangan penikaman itu bersamaan dengan kuatnya arus imigrasi masuk ke Jerman dari berbagai negara di Timur Tengah, Suriah, Libya, Tunisia, dan lainnya sebagai dampak pergolakan politik di Timur Tengah. Munculnya pengungsi di Jerman berdampak pada aksi protes dari beberapa masyarakat Jerman yang menolak kedatangan pengungsi meskipun sebagian besar menerimanya.

Henriette sebagai kandidat independen itu akhrinya memenangkan pemilihan umum tingkat wali kota pada minggu kemarin dengan memegang 52,7 persen suara dan telah resmi menjadi wali kota baru Cologne. (668)