Suriah Siap Hadapi Intervensi Militer Qatar

Presiden Suriah, Bashar Al-Assad

Niat Qatar untuk melakukan intervensi militer ke wilayah Suriah ditanggapi keras oleh Suriah. Rezim Presiden Bashar al-Assad mengaku akan menghadapi setiap konfrontasi yang datang.

“Kami tidak takut dengan konfrontasi apapun. Dengan demikian, kami akan menggagas dialog dari posisi yang kuat, karena kami percaya pada perdamaian. Dan, jalan pintas menuju perdamaian adalah melalui dialog langsung,” tegas Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad.

“Jika Qatar mengancam akan melakukan intervensi miter di Suriah, maka kami akan menganggap ini sebagai agresi langsung. Respon kami akan sangat keras,” tandas Mekdad.

Pernyataan Mekdad ini adalah tanggapan atas komentar Menteri Luar Negeri Qatar, Khalid al-Attiyah yang menyebut pihaknya telah membuka opsi untuk melakukan intervensi militer di Suriah. Langkah ini diambil Qatar untuk melindungi rakyat Suriah dari kekejaman rezim Assad.

Selama ini Qatar adalah pendukung utama pemberontak Suriah yang melakukan perlawanan pada rezim Assad. Bersama Arab Saudi dan Amerika Serikat, Qatar telah memberikan dukungan senjata, keuangan, dan politik pada pemberontak Suriah.