5 Agen Rahasia Wanita Paling Top di Dunia

Agen rahasia atau mata-mata merupakan salah satu pasukan khusus yang dimiliki oleh suatu negara. Keberadaannya memang tidak diketahui oleh orang lain, namun pekerjaan agen rahasia sangatlah penting bagi kemiliteran suatu negara. Para agen rahasia bekerja untuk mengumpulkan informasi rahasia dari sebuah organisasi atau lembaga yang dianggap penting bagi sebuah negara.

Dalam praktiknya agen rahasia ini sangatlah tak terlihat, tak seperti pasukan militer di garis depan yang dibekali seragam dan senjata yang lengkap. Para agen mempunyai tampilan apa adanya. Ibarat sebuah bunglon, agen rahasia bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana agen tersebut ditugaskan. Berikut lima agen rahasia wanita yang terkenal hebat di dunia.

1. Mata Hari

Nama aslinya Margaretha Geertruida Zelle, tiba di Paris sebagai janda dan mulai beraksi sebagai penari telanjang terbaik yang pernah ada. Dia semakin populer menjadi pelacur di pemerintahan dan militer. Ketika Perang Dunia I pecah, Perancis mencurigai kegiatan mata-matanya untuk Jerman, meskipun dia juga mungkin melakukan hal itu bagi Prancis. Meskipun pembelaan dirinya bahwa ia adalah agen ganda dan setia kepada Perancis, mereka menangkapnya pada tahun 1917 dan dieksekusi 8 bulan kemudian.

2. Nancy Wake

Nancy Wake bekerja sebagai seorang jurnalis di Prancis ketika Perang Dunia II meletus. Dia tidak menyia-nyiakan waktunya dengan secara sukarela mendaftar menjadi kurir untuk Perlawanan Perancis, dan tak lama setelah itu, Wake mendirikan sebuah jaringan mata-mata yang sangat luas dan efektif sehingga Gestapo menaruh harga di kepalanya bernilai jutaan dolar.

Keahliannya dalam spionase hanya oleh ketangkasan fisiknya, dia dituduh membunuh seorang tentara Jerman dengan tangan kosong. Setelah perang, tak kurang dari lima negara menghormatinya dengan penghargaan sipil tertinggi, membuatnya di antara mata-mata wanita paling dihormati selama Perang Dunia II.

3. Krystyna Skarbek

Kecerdasan Krystyna Skarbek yang tidak konvensional selama enam tahun sebagai agen untuk Operasi Khusus Inggris (SOE) membuat dia salah satu dari mata-mata Perang Dunia II paling sukses, setelah dilumpuhkan berbagai misinya di Polandia, Hungaria, Perancis, dan Mesir.

Dia memperoleh ketenaran abadi ketika ia menyelamatkan nyawa dua agen SOE yang akan dieksekusi oleh Gestapo dengan menjadikan dirinya sebagai salah satu kemenakan anggota Komando Tinggi Inggris. Setelah perang, Skarbek mendapati dirinya ditinggalkan baik oleh negara asalnya (di bawah pendudukan Soviet) dan mantan organisasi nya. Sudah tertimpa kemiskinan, dibunuh pula pada tahun 1952 oleh seorang yang pernah dia tolak cintanya di London.

4. Virginia Hall

Sebagai agen of Britain’s Special Operations Executive, Virginia Hall mempunyai misi untuk mendukung Perlawanan Perancis dengan mendapatkan reputasi sebagai orang yang mampu bahkan menghindari kepungan Nazi yang sangat ketat.

Pada tahun 1944, ia melarikan diri ke Spanyol dengan berjalan kaki dan bergabung dengan Office of Strategic Services of America sebelum kembali ke Perancis untuk melatih pasukan Perlawanan, mendirikan rumah-rumah aman dan mengumpulkan rahasia-rahasia intelijen militer Jerman yang tak ternilai.

Salah satu hal yang mencengangkan ternyata dalam melakukan misinya tersebut, Hall menggunakan kaki palsu kayu! Dimana Dia sudah menggunakannya sejak tahun 1930-an.

5. Violette Szabo

Keberanian, Kecantikan, serta hidup Singkatnya yang tragis seorang Violette Szabo menjadikan dirinya seorang legend. Bahkan menjadi inspirasi salah satu game Xbox 360 (Velvet Assassin). Sebagai Agen Rahasia dalam Eksekutif Spesial Operasi Inggris, salah satu misinya adalah mengawasi gerak gerik sampai men-sabotase Prancis kala itu.

Tak Lama setelah meletusnya PD II, Szabo ditangkap oleh tentara Jerman dengan menghabiskan semua amunisi yang dia punya melalui kontak senjata yang terjadi. Setelah tertangkap, Szabo dibawa ke Ravensbruck (concentration camp). Tahun 1945, Szabo Dieksekusi dalam umur yang relatif masih muda, yaitu 23 tahun.