Bulan November, Update Besar-besaran Windows 10

 

Paul Thurrot menjelaskan bahwa pembaharuan secara besar-besaran terhadap Windows 10 akan dilakukan pada bulan November dengan tweak untuk proses instalasi. Hal tersebut merupakan pertama kali dilakukan. Pembaharuan atau update dikenal dengan Windows 10 Fall Update. Informasi bersumber dari PC Mag, Sabtu, 24 Oktober 2015, pembaruan ini akan langsung tersedia untuk Windows 10 RTM, Windows 7, dan Windows 8, tanpa harus terlebih dahulu memasang pembaruan lainnya.

Hingga sampai September 2015, Windows 10 sudah terpasang kisaran 6,6 persen komputer dalam tingkatan global, begitu menurut Net Applications. Namun Windows 7 masih dominan menjadi sistem operasi mencapai 56,53 persen, sedangkan Windows 8 hanya mengantongi 10,72 persen pengguna.

Sebanyak 190 negara dengan tempat berbeda merilis Windows 10 pada 29 Juli 2015, Indonesia termasuk di dalamnya. Terdapat peningkatan dalam instalasi sebelumnya Windows 10 hanya mencetak 14 juta instalasi sekarang sudah mencapai 25 juta instalasi. Para analisis dalam bidang teknologi mengatakan ini merupakan pencapaian Microsoft sebagai keberhasilan dari penerapan strateginya dengan menggratiskan Windows 7 dan 8 guna melakukan upgrade ke Windows 10.

Pencapaian ini merupakan peluang bagi Microsoft. Nyatanya sistem operasi Windows 8 dan 8.1, bisa dikatakan gagal total karena minimnya penggunaan terhadap sistem operasi tersebut. Dengan begitu Acer yang dulunya menggunakan OS Windows 8.1 bisa memperoleh pembaruan ke Windows 10 secara gratis. Kabar ini disampaikan Jason Chen dalam Acer Global Press Conference 2015: Next at Acer di New York, Amerika Serikat, April lalu.

“Semua perangkat back-to-school Acer, mulai dari ukuran layar 1 inch sampai 100 inch, dapat di-upgrade ke Windows 10,” ujar Jason saat itu. Windows 10 dirilis sejak 29 Juli lalu, secara serentak di 190 negara, termasuk Indonesia.

Microsoft memiliki potensi dalam operasi terbarunya dan menaruh ambisi besar di dalamnya, Windows 10. Raksasa software menargetkan dalam operasi terbarunya untuk jangka waktu tiga tahun kedepan, akan ada 10 miliar PC dengan menggunakan OS tersebut. Microsoft pun menaruh harapan besar pada lini Surface, khususnya laptop Surface Book yang diperkenalkan pada Selasa, 6 Oktober 2015 lalu.

Kendati demikian, VP of Windows and Devices Microsoft, Terry Myerson, menegaskan kemunculan laptop Surface bukan bertujuan untuk bersaing dengan produk sejenis lainnya seperti Lenovo, HP, Dell dan Asus. Karena itu, kehadiran Surface Book yang berbasis Windows 10, bukan untuk bersaing dengan vendor laptop lain yang menjadi mitra Microsoft selama ini. Sebenarnya tujuannya untuk bersaing dengan MacBook Pro besutan Apple. (668)