Derasnya Arus Pengungsi, Jerman Perketat Aturan Suaka

Jerman dengan segera akan menerapkan pengetatan peraturan berkaitan dengan suaka pada Sabtu, satu pekan lebih cepat dari jadwal. Percepatan waktu itu disebabkan negara itu sedang menghadapi kedatangan migran dari Suriah, Libya, dan Tunisia dengan jumlah besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut AFP, undang-undang baru, sudah disetujui oleh sebagian besar anggoa parlemen serta disahkan dengan sangat cepat, sebelumnya dijadwalkan akan mulai berlaku pada 1 November.

Akan tetapi, undang-undang itu justru sudah diterbitkan di lembaran negara pada Jumat, berarti UU akan mulai diterapkan pada Sabtu. Peter Altmaier, Menteri Koordinator Kebijakan Suaka Jerman, menyatakan kepada salah satu siaran televisi Jerman, yakni ARD bahwa langkah itu merupakan “sinyal” kepada para calon pencari suaka.

Sesuai dengan kenyataan yang ada Jerman merupakan negara tujuan utama di Eropa bagi para pengungsi dari negara-negara yang berkonflik di Timur Tengah, khususnya Suriah, serta ada juga pengungsi berdatangan dari negara Turki dan daerah balkan. Jerman diperkirakan akan didatangi oleh satu juta migran tahun ini, setelah 200.000 orang sebelumnya datang pada 2014.

Kanselir Angela Merkel telah berkampanye dengan tujuan untuk mengajak rakyat Jerman menerima ratusan ribu pengungsi yang terjadi karena adanya peperangan dan penyiksaan dari negara pendatang. Namun, kebijakan pintu-terbuka Angel Merkel untuk menerima pengungsi menimbulkan respon negatif dari sebagian besar masyarakat Jerman berdampak langsung pada penurunan dukungan dalam penanganan pengungsi.

Undang-undang baru akan melakukan pembatasan untuk hak pencari suaka dalam kecuali bagi para warga negara Albania, Montenegro dan Kosovo. Ketiga negara Balkan itu termasuk dalam daftar negara-negara “aman”. Artinya, para warga negara-negara tersebut tidak bisa mengajukan suaka politik. Apabila pengajuan suaka ditolak maka imigran akan dipercepat dalam proses pengusirannya.

“Kami ingin meningkatkan (proses) dan kami ingin meningkatnya dengan cepat, sesegera pada tahun ini, dalam hal mengusir para pencari suaka yang tidak memiliki hak untuk tetap berada di sini,” ujar Altmaier. (668)