Tiongkok Tembakkan Rudal Jarak Menengah di Laut China Selatan

Babak baru ketegangan di Laut China Selatan semakin mendekati kenyataan. Amerika Serikat akhirnya memutuskan untuk mengirim kapal perangnya ke laut China Selatan, sebagai respon bahwa AS tidak mengakui klaim Tiongkok atas wilayah tersebut.

Tindakan ini dilakukan AS, setelah mereka berulang kali meminta Tiongkok tidak membangun pangkalan di daerah yang disengketakan di Laut China Selatan, namun China tidak mengindahkan pernyataan AS tersebut.

Mendengar aksi AS tersebut, Tiongkok sempat mengajak negara negara ASEAN untuk latihan perang bersama di Laut China Selatan. Mungkin maksudnya untuk menggertak AS. Namun ajakan itu disambut dingin oleh negara ASEAN. Australia yang justru merespon ajakan AS yang akan bergabung dengan kapal perang AS di Laut China Selatan.

Apakah AS jadi membawa kapal perangnya masuk ke Laut China Selatan ?. Kita tunggu saja.

Yang jelas kini tentara Tiongkok telah berlatih menembakkan rudal. Antara lain menembakkan rudla jarak menengah untuk mencegat rudal jelajah yang datang. Latihan ini dilakukan Tiongkok di gugus karang yang mereka reklamasi menjadi pulau buatan di Laut China Selatan. Tindakan ini bisa saja dianggap AS sebagai sikap yang tidak bersahabat, karena Tiongkok melakukan latihan menembak rudal, di saat kapal perang AS sedang menuju ke Laut China Selatan.