US NAVY Pernah Gunakan Biola untuk Komunikasi

Ilustrasi

Pada awal 1900-an angkatan laut dunia dengan cepat memperluas armada kapal selam mereka. Tetapi ada satu masalah yang mereka hadapi yakni bagaimana berkomunikasi ketika mereka di dalam air.

Komunikasi radio baru berusia beberapa dekade dan gelombang radio hampir tidak bisa digunakan di bawah air. Untuk memungkinkan kapal selam bisa berkomunikasi dengan kapal selam lain atau kapal permukaan, Angkatan Laut AS melakukan improvisasi model “biola” untuk memungkinkan bisa komunikasi pada rentang hingga lima mil.

Biola menggunakan string tunggal yang terbentang pada dua batang logam besar yang terhubung ke lambung kapal selam. Sebuah roda dengan tepi kasar berputar di dekat string. Seorang operator kode morse memanfaatkan tombol untuk menekan roda berputar ke string, mengirimkan getaran melalui string, batang, dan kemudian kapal selam lambung itu sendiri. Getaran ini akan terus melalui air untuk diterima mikrofon bawah air yang ada pada kapal dan instalasi di tepi pantai. Tes dimulai pada tahun 1913 dengan tiga biola yang diinstal pada tiga kapal. Tetapi tidak ada catatan bahwa biola tersebut pernah digunakan dalam pertempuran.

Hari ini, kapal selam dan pembunuh kapal selam berburu menggunakan sonar, sehingga suara keras seperti biola kapal selam akan terlalu berbahaya untuk digunakan. Sebaliknya kapal selam moderen mgnggunakan antena khusus dan gelombang radio frekuensi sangat rendah untuk berkomunikasi.