Green Water Navy dengan Kapal Selam Kalvari

Setelah sukses membangun dan meluncurkan kapal selam nuklir buatan dalam negerinya, India kini meluncurkan kapal selam serang dari galangan kapal di Mumbai. Kapal selam serang Kalvari ini memperkuat armada kapal selam India menjadi 16 unit dari berbagai kelas ukuran sedang dan besar. Kapal selam serang buatan galangan kapal Mazagaon, Mumbai, ini berbasis kelas Scorpene dari Prancis, yang juga dibeli Tentera Laut Diraja Malaysia.

India menamai proyek pembangunan kapal selam serang ini sebagai Project 75 yang dilakukan bersama Prancis. Kapal selam serang bernama Kalvari ini menjadi satu pilar modernisasi armada kapal selam Angkatan Laut India.

Selama ini India memiliki sembilan kapal selam kelas Kilo dari Rusia yang telah berusia 30 tahun, empat kapal selam kelas Type 209 SSK (sekelas dengan KRI Cakra-401 dan KRI Nanggala-402), satu kapal selam sewa kelas Akula dari Rusia yang dinamai INS Chakra, dan kapal selam nuklir peluru kendali antar benua buatan sendiri, INS Arihant.

INS Arihant, menurut US Naval Institute Combat Fleet of the World, merupakan yang pertama di kelasnya saat diluncurkan pada 2013. Kapal selam nuklir ini dipersenjatai peluru kendali antar benua berkepala nuklir, dan direncanakan secara resmi bergabung dengan Angkatan Laut India pada 2016 nanti.

India telah mengumumkan kebijakan Green Water Navy-nya tiga tahun lalu; dengan perbandingan Angkatan Laut Amerika Serikat yang sejak lama menjadi Blue Water Navy. Kapal selam nuklir kedua buatan India diluncurkan pada 2013 dan akan masuk dinas resmi juga pada 2016.

Sedangkan kapal selam serang berbasis kelas Scorpene dengan bobot kosong 1.700 ton yang diluncurkan di galangan kapal Mazagaon ini direncanakan dibangun sebanyak enam unit dan semuanya akan selesai dibangun pada 2018 nanti.