Pesawat Rusia, dicegat Amerika di Semenanjung Korea

Informasi bersumber dari pejabat setempat bahwa pesawat Rusia terbang di dekat kapal pengangkut pesawat Amerika di Semenanjung Amerika. Angkatan Laut Amerika segera menerbangkan 4 pesawat jet F/A-18 untuk mencegat pesawat Rusia. “Pesawat Rusia terbang dekat USS ronald Reagen pada saat latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Insiden itu tidak berujung pada konfrontasi yang signifikan,” begitu pernyataan juru bicara Gedung Putih, Josh Ernest dari BBC pada Jumat 30 Oktober 2015.

Hubungan Amerika-Rusia mengalami kerenggangan khususnya konflik Ukraina Timur dan konflik Suriah. Kerenggangan itu terjadi disebabkan sulitnya menemukan kesepakatan bersama diantara dua negara besar dalam menyelesaikan permasalahan global. Akan tetapi Earnest mengatakan apa yang terjadi di Semenanjung Korean tidak mencerminkan atau tidak bisa disamakan dengan peristiwa Perang Dingin.

Pihak Amerika mengabarkan melalui pejabat angkatan lautnya pada Reuters bahwa 2 pesawat Rusia Tu-142 Bear terbang dalam jarak beberapa mil laut dari kapal USS Ronald Reagen. “Insiden itu terjadi di perairan internasionaldi Laut Jepang pada Rabu 28 Oktober,” demikian pernyataan Gedung Putih.

Secara kronologisnya pesawat militer Korea Selatan berdasarkan laporan lebih dahulu mencegat pesawat Rusia sebelum pesawat jet Amerika memberikan pengawalan utnuk keluar dari kawasan. Kejadian tersebut setelah tindakan Amerika membaut marah pemerintah Cina melalui pelayaran Amerika di dekat Pulau Spratly sebagai bagian dari kawasan Laut Cina Selatan dimana tengah menjadi sengketa.

Kelakuan Amerika terhadap wilayah yang dianggap bagian dari wilayah Cina dianggap sebagai upaya untuk melawan klaim teritorial Cina di Pulau Spratly. Hal tersebut memunculkan kecaman dari negara-negara sekitar. Dalam menanggapi masalah itu Panglima Angkatan Laut Cina melakukan komunikaso melalui viden dengan Amerika pada Kamis 29 Oktober 2015 terkait insiden itu. Panglima Amerika, John Richardson dan Panglima Cina, Wu Shengli mengatakan komunikasi sangat penting untuk menjaga hubungan Amerika-Cina. (668)