Penumpang Lion Air Thailand Ngaku Bawa Bom, Penerbangan Batal

Maskapai Thai Lion Air kemarin membatalkan salah satu penerbangannya karena muncul ancaman bom. Penumpang bernama Pichit Boondaeng (23) bercanda dengan cara memberitahu salah satu pramugrai bahwa ada bom di kopernya.

Mendapat informasi tersebut, pramugari tidak menganggapnya lelucon. Dia melapor kepada pilot, yang langsung membatalkan penerbangan rute Bangkok-Hat Yai tersebut, seperti dilaporkan Bangkok Post, Senin (1/11).

Kepala Polisi Bandara Don Muang, Kolonel Polisi Surachet Bandit, mengatakan pilot langsung mengontak petugas keamanan bandara akibat laporan soal bom itu. Penumpang iseng itu segera dibekuk.

Di hadapan petugas, Pichit hanya berniat merayu sang pramugari. “Kami tidak menemukan indikasi ada bahan peledak di kopernya,” kata Letnan Tossaporn Dudong yang memimpin penyelidikan.

Manajemen Thai Lion Air berencana menggugat Pichit. Ulah iseng tak bertanggung jawab itu membuat pesawat batal berangkat, serta mengganggu seluruh jadwal penerbangan hari itu.

Sesuai hukum pidana Thailand, penumpang iseng itu bisa dihukum maksimal lima tahun penjara ditambah denda 200 ribu Baht.

Thai Lion Air masih terhitung anak usaha PT Lion Mentari Airlines, perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang penerbangan, bermitra dengan investor asal Negeri Gajah Putih. Maskapai berdiri sejak 2013 ini kebanyakan melayani penerbangan domestik di kota-kota besar Thailand, serta beberapa penerbangan regional ke Indonesia dan Malaysia.