ISIS Rebut Kompleks Militer Raksaksa di Suriah

Kelompok militan ISIS dilaporkan telah merebut Kota Maheen di pusat Provinsi Homs, Suriah, dari pasukan pemerintah. Maheen adalah tempat bagi kompleks militer raksasa dan pedagang senjata.

Mereka memulai serangan dengan dua bom bunuh diri pada Sabtu, 31 Oktober, demikian dilaporkan lembaga pengamat hak asasi manusia Suriah yang berbasis di Inggris.

Pada Minggu, 1 November pagi, seluruh kota telah jatuh ke tangan ISIS, berdasarkan laporan Pengamat dan pernyataan resmi dari ISIS.

Pertempuran juga berlangsung di dekat Sadad, rumah bagi komunitas Kristen Suriah.

Pendudukan ini terjadi di tengah-tengah serangan udara di Suriah oleh Rusia dan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat.

ISIS memperluas basisnya dari utara dan selatan menuju Homs di pusat Suriah pada beberapa bulan terakhir. Kelompok itu menyerbu Kota Tadmur, rumah reruntuhan kuno Palmyra, pada Mei, kemudian merebut kota Al Qaryatain pada Agustus.

Serangan terbaru di Maheen dan Sadad membuat ISIS mendekat ke jalan utama yang menghubungkan ibu kota Suriah, Damaskus, ke Homs dan kota-kota lain di utara.

Pengamat mengatakan, hampir 50 prajurit pemerintah terbunuh atau terluka dalam pertempuran.