Apa Kabar Wisata Militer di Cimahi ?

Pusat Pendidikan Pembekalan Angkutan, salah satu tempat tujuan wisata militer di Cimahi

Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, mulai fokus menata sejumlah komplek militer untuk dijadikan kawasan wisata militer. Wisata ini akan menyuguhkan daya tarik tentang pengetahuan dan sejarah militer bagi wisatawan.

“Program wisata militer ini adalah jangka panjang dan ini akan menjadi yang pertama di dunia,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Koperasi Perindustrian, Perdagangan dan Pertanian Kota Cimahi Nur Saleh kepada wartawan di Cimahi, Minggu (8/11/2015).

Ia mengatakan telah melakukan tahapan seperti sedang mengumpulkan data tentang sejarah militer di Cimahi. Selanjutnya disampaikan kepada wali kota.

“Apabila data yang dikumpulkan diterima, maka program ini bisa langsung berjalan,” katanya.

Ia menyatakan optimistis wisata militer dapat terealisasi secara maksimal sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Cimahi. Menurut dia program itu telah mendapatkan dukungan dari petinggi TNI yang terbuka bagi masyarakat sipil berkunjung ke sejumlah bangunan militer bernilai sejarah.

“Di Cimahi terdapat 13 pusdik (pusat pendidikan) militer, tidak semua pusdik membuka diri untuk dijadikan objek wisata,” katanya.

Ia menjelaskan masih adanya markas militer belum terbuka untuk umum karena adanya objek vital dan terkait rahasia pertahanan negara.

“Tidak mudah untuk masuk ke pusdik ini karena di sana banyak objek vital dan menjadi rahasia pertahanan negara,” katanya.

Pihaknya berencana menjalin kerjasama dengan perusahaan biro perjalanan untuk menarik wisatawan ke Cimahi. Saleh berharap biro perjalanan dapat menawarkan paket wisata sejarah sekaligus paket membangun nasionalisme dan kedisiplinan para masyarakat umum atau pelajar dengan menginap dan mengikuti kegiatan militer.

“Bagi mereka yang berminat untuk meningkatkan kedisiplinan atau membangun karakter juga bisa menginap di pusdik-pusdik tertentu,” katanya.